Dampak E-Sport Di Indonesia Bagi Kalangan Anak Muda
--None--
Jumat, 16/06/2023, 21:20:23 WIB

DI era generasi 4.0 saat ini, dunia olahraga sedang trending dengan munculnya e-Sport atau disebut dengan Olahraga Elektronik (Game Online). Salah satunya di negara Indonesia sendiri e-Sport telah diakui menjadi cabang olahraga pada Asean Games tahun 2018 yang diadakan di DKI Jakarta dan Palembang.

Dunia e-Sport sangat menarik perhatian para masyarakat dari berbagai kalangan. Hampir sebagian besar anak muda di Indonesia memiliki bakat di bidang e-sport. Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia sangat mendukung berkembangnya e-Sport dibuktikan dengan diresmikannya IeSPA (Sebuah Komunitas e-Sport) untuk mewadahi dan menaungi anak-anak muda yang memiliki bakat e-Sport.

Bahkan dilansir dari CNN Indonesia dalam wawancaranya dengan anggota Kemendikbudristek, e-Sport akan memasuki dunia pendidikan dijadikan sebagai mata pelajaran, namun tidak masuk kurikulum nasional.

Dampak positif e-Sport bagi kalangan anak muda diantaranya dapat melatih soft skill, melatih kerja sama tim, meningkatkan keterampilan berkomunikasi bahkan e-Sport bisa dijadikan sebagai pekerjaan tetap (Profesional player) dengan gaji yang lumayan tinggi. Bukan semata-mata hanya untuk keuntungan individu saja, tetapi juga dengan adanya e-sport dapat menguntungkan perekonomian negara.

Sesuai dengan adanya antonim kata, dibalik dampak positif pasti ada dampak negatifnya. Dampak negatif e-Sport bagi kalangan anak muda diantaranya e-Sport membuat kecanduan dalam bermain game.

Hal tersebut dikarenakan kurangnya mengatur waktu sehingga dapat menurunkan prestasi belajar. Di lihat dari kesehatan juga memberikan efek yang tidak baik, akibat dari menatap layar gadget terlalu lama dapat merusak penglihatan mata.

Itulah, Dampak positif dan negatif e-Sport bagi kalangan anak muda di Indonesia.