Bangkitkan Sektor Pariwisata, Pelaku Industri Pariwisata Ikuti Bimtek
-LAPORAN JOHARI
Sabtu, 27/05/2023, 20:30:20 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, H. Abdul Fikri Faqih (tengah)

PanturNews (Tegal) - Guna meningkatkan dan membangkitkan sektor pariwisata, para pelaku industri pariwisata mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) kepariwisataan tentang peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Hotel Khas Tegal, Sabtu 27 Mei 2023.

Kegiatan yang digagas DPR RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok sebagai narasumber. Dengan menggandeng pelaku industri pariwisata seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, H. Abdul Fikri Faqih mengatakan, selain menghadirkan narasumber kompeten, diharapkan secara kelembagaan akan ada kerja sama dengan Poltekpar Lombok, sehingga dapat menggali ilmu-ilmu yang bermanfaat.

“Untuk mengembangkan pariwisata itu butuh kemampuan teknis dan kompetensi yang otoritatif. Untuk itu, kita perlu kerja sama dengan Poltekpar yang sudah ada enam di Indonesia, salah satunya Poltekpar Lombok,” ungkap Fikri Fakih.

Menurut Fikri Faqih, dengan hadirnya Poltekpar Lombok, diharapkan dapat memberi edukasi dan pemahaman kepada pelaku industri pariwisata di Kota Tegal, mengingat di daerah Lombok terdapat destinasi super prioritas.

“Poltekpar Lombok kita hadirkan di sini. Mudah-mudahan, nanti bisa berbagi ilmu dan ikut memajukan potensi wisata, baik itu destinasinya maupun SDM. Karena kali ini kita lebih menekankan pada SDM, bagaimana mengelola agar mumpuni dan kompeten,” tegasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi menyambut baik bintek yang digelar DPR RI dan Kemenparekraf. Karena saat ini pihaknya tengah mengembangkan tiga destinasi wisata pantai baru di Kota Bahari.

Selain memiliki Pantai Alam Indah (PAI), sambung Irkar, Kota Tegal juga memiliki Pantai Kokoba atau Pantai Pulo Kodok, Pantai Pulo Komodo dan Pantai Batamsari.

“Ketiganya kita upayakan secara maksimal untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Dengan pengembangan sarana dan prasarana (sarpras) maupun komunikasi dan koordinasi dengan Kemenparekraf,” ujarnya.

Ditegaskan Irkar, pengelolaan Pantai Kokoba telah diambil alih pemerintah sejak Mei 2022 lalu. Namun, pihaknya masih menjalin kemitraan dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). 

Heri Rahmat Wijaya dari Poltekpar Lombok mengatakan, pihaknya akan mengembangkan SDM pariwisata, terutama bagaimana caranya mengembangkan Desa Wisata, sesuai arahan dari Kemenparekraf. 

"Karena selama pandemi, Desa Wisata menjadi tumpuan pengembangkan wisata di Indonesia," pungkasnya.