Harga Bahan Baku Naik, Perajin Batik Sulit Layani Pesanan
TK-Takwo Heriyanto
Sabtu, 13/11/2010, 19:48:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Pekalongan) - Sejumlah pengrajin batik di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengaku tidak lagi mampu melayani pesanan barang (order) dari para konsumen. Hal ini disebakan naiknya harga bahan baku batik sejak beberapa pekan.

Seperti yang dialami Karyadi (46), warga Kota Pekalongan, kenaikan harga bahan baku batik membuat dia bersama sejumlah pengrajin batik lainnya terpaksa menghentikan order sementara dari para pengusaha.

Mereka akan menjalankan order lagi manakala harga bahan baku batiknya sudah mulai turun seperti harga semula. Jika ada pengrajin yang masih membatik, kemungkinan karena mereka harus memenuhi pesanan lama yang belum terselasaikan.

"Kalau harga bahan baku jenis kain  katun semula Rp 5.700 per yard kini naik mencapai Rp 7.800 per yard, jenis rayon dari Rp 6.000 per yard naik Rp 7.900 per yard, jenis dobi Rp 10 ribu per yard naik Rp 10.700 per yard, dan viskos semula Rp 11 ribu naik Rp 12.000 per yard," ujar Karyadi, Sabtu 13 Nopember 2010.

Ditambahkannya, sejumlah pengrajin yang pasti sudah tak menanggung beban pesanan, mereka lebih memilih berhenti menerima order.