![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menjamin kurikulum merdeka belajar sangat menyenangkan untuk anak-anak atau siswa.
Ini disampaikannya kepada 150 guru di Bumiayu Kabupaten Brebes Jawa Tengah saat workshop pendidikan di Hotel Anggraeni Bumiayu, Sabtu 08 April 2023.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mencari permasalahan dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar sebelum diterapkan pada 2024 mendatang.
"Jadi siap nggak siap harus kita siapkan, maka harus kita cari solusinya. Untuk PAUD, SD dan SMP sederajat itu menjadi tugas pemerintah kabupaten/kota dan SMA sederajat tugas pemerintah provinsi, kami di pusat juga pasti bertanggung jawab juga," katanya.
Menurutnya, bukan hanya sosialisasi kurikulum merdeka belajar semata, tapi akan ada Bimbingan Teknis (Bimtek) maupun pengadaan sarana dan prasarana.
"Adanya kurikulum merdeka belajar ini, maka diharapkan anak-anak itu tidak tertekan bahkan sampai evaluasi dan asesmennya pun berubah. Tidak seperti waktu itu, ada UN. Penerimaan keperluan tinggi nantinya semua harus sinkron, " jelasnya.
Dikatakan, di Kurikulum Merdeka pembelajaran akan majemuk, kalau ada anak beda-beda dia juga bisa diajarkan levelnya berbeda. Pasti semua anak harus bisa ikutin di kurikulum berbeda dibandingkan sebelumnya semua anak disamakan.
"Jadi nantinya benar-benar berbeda dalam pembelajarannya, ," kata Fikri.
Hadir pada kegiatan workshop tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Caridah MPd dan sejumlah nara sumber di bidangngya.