![]() |
|
|
PanturaNews (Indramayu) - Bencana angin puting beliung merusak sebanyak 40 unit rumah milik warga Blok Telar Desa Mulyasari, Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin 27 Maret 2023 lalu.
Selain atap Asbes dan Genteng beterbangan, juga banyak pohon yang tumbang menimpah rumah warga usai diterjang angin puting beliung yang disertai hujan deras.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, terdapat 40 unit rumah yang rusak dengan rincian rusak sedang dan rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam pencana ini.
Fungsional Kebencanaan BPBD Indramayu, Patah mengatakan, peristiwa angin puting beliung disertai hujan deras yang mengakibatkan terjadinya kerusakan pada rumah-rumah warga.
“Jumlah kerusakan awal 34 rumah warga yang rusak sedang dan rumah lainnya rusak ringan. Setelah pagi ada penambahan menjadi total 40 yang rusak," jelas Patah.
Hingga saat ini, Tim BPBD Indramayu dibantu jajaran Polsek Tukdana, Dan Ramil 1606 Bangodua juga Pol PP Kecamatan Bangodua, masih berupaya untuk membantu dan mengevakuasi pohon yang tumbang.
Kepala Desa Mulyasari, Kasnita berharap tidak ada korban jiwa dan kerusakan rumah warga tidak berat.
“Puting beliung terjadi sekitar pukul 17.35 WIB disertai hujan deras. Hari ini tim desa masih mendata dan kerja bakti membetulkan atap rumah warga yang rusak,” ujar Kasnita, Selasa 28 Maret 2023.
Sementara Camat Bangodua, Raden Mas Wahyu Adhiwijaya diwakili Kasi Trantibum, Eko Febiyanto kepada wartawan PanturaNews, mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Desa Mulyasari Kasnita.
“Dia cepat tanggap dan selalu peduli pada warganya. Kepada warga yang terdampak, dia membantu dari uang pribadi berupa material sebanyak 300 asbes dan 5000 genteng, agar membantu warganya tidak kehujanan," ungkapnya.