Mahasiswa KKN Mengajak Warga Paningkaban Menanam Tanaman Obat Keluarga
--None--
Rabu, 08/03/2023, 10:37:11 WIB

MAHASISWA KKN Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes Kelompok KKN 34, mengadakan kegiatan penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jumat, 24 Februari 2023 di Lapangan Rataduren

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Pilar Kesehatan, dimana dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu Camat Gumelar, Diah Rapitasari, Bapak Sukarmo selaku Kepala Desa, Ibu Kusmiyati selaku Ketua Penggerak PKK, Ibu Sri Setiyowati selaku Ibu Sekdes dan masyarakat Desa Paningkaban

TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang memiliki banyak khasiat salah satunya sebagai obat. TOGA hakikatnya merupakan sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun, maupun ladang yang umumnya digunakan untuk membudidayakan tanaman dengan khasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.

Prosedur penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dapat menggunakan berbagai media tanam seperti pemanfaatan barang bekas (ban bekas, ember bekas, botol minum bekas, kemasan minyak bekas, dan sebagainya). Pada kegiatan ini kami menggunakan media tanam berupa polibag.

TOGA ini dapat dilakukan sebagai pemanfaatan lahan pekarangan, sehingga tanaman ini dapat bermanfaat secara optimal. Selain itu, menambah nilai ekonomi, menambah pendapatan keluarga dengan menjual produk dari hasil budidaya TOGA.

Perlu diketahui bahwa tanaman TOGA ini memiliki berbagai manfaat yang dapat diolah menjadi obat herbal seperti simplisia. Oleh karena itu, mengenal potensi desa masih banyak tanaman obat tradisional, maka sangat perlu dilakukan pemanfaatan tanaman tersebut.

Tanaman Obat Keluarga memiliki berbagai ragam jenis, mulai dari rimpang, kulit batang, daun, buah dapat diolah menjadi ragam jenis tanaman obat tradisional, baik dalam bentuk jamu maupun seduhan seperti wedang uwuh dari bentuk simplisia.

Masyarakat di pedesaan lebih cenderung memilih obat tradisional sebagai bentuk gaya hidup kembali ke alam atau back to nature. Hal itu terjadi karena masyarakat pedesaan menganggap, bahwa mengkonsumsi obat tradisional mampu meminimalisir mengenai efek sampingnya jika dibandingkan dengan obat kimia yang di racik oleh dokter.

Oleh karenanya potensi desa mengenai ragam tanaman obat tradisional yang masih terbilang cukup banyak. Maka mahasiswa KKN Kelompok 34 Universitas Peradaban Bumiayu, mengajak masyarakat menggali ulang terkait pemanfaatan TOGA tersebut, khususnya di desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas.

Mahasiswa KKN Kelompok 34 Universitas Peradaban Bumiayu di Desa Paningkaban terdiri; Abdul Aziz, Anggun Lestari, Ayu Rizqiyani, Bani Furqon Ismail, Choerotun Nisa, Desi Fitriyani Awaliyah, Fita Dwi Oktavia, Fransisca Dwi Nur Fitriani, Lia Aria Deningsih, Sri Rahayu, dengan Dosen Pembimbing Lapangan; Ujang Khiyarusoleh,M.Pd.

(Anggun Lestari adalah Mahasiswa Jurusan Farmasi, Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Mahasiswa perserta KKN Kelompok 34 di Desa Paningkaban. Email: anggunlestari490@gmail.com)