Puluhan Hunian Sementara Korban Bencana Diterjang Banjir Lumpur
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Selasa, 31/01/2023, 19:51:52 WIB

Banjir air bercampur lumpur menerjang Huntara korban bencana Desa Sridadi Kecamatan Sirampog (Foto/Video: Istimewa)

PanturaNews (Brebes) - Puluhan hunian sementara (Huntara) di Dukuh Rebo Desa Sridadi Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diterjang banjir lumpur, Selasa 31 Januari 2023. Menyusul hujan deras yang turun di wilayah tersebut sejak pukul 13.30 WIB hingga sore.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, banjir air bercampur lumpur menerjang 23 Huntara yang dihuni warga korban tanah bergerak. Lumpur pekat tersebut masuk ke dalam huntara yang sempat membuat panik penghuninya.

"Banjir lumpur cukup besar ke huntara setelah hujan deras yang turun sejak siang," kata Sabar, Koordinator relawan Tagana Kecamatan Sirampog.

Kepala Desa Sridadi Sudiryo membenarkan terjadinya banjir lumpur yang menerjang huntara warganya di Dukuh Rebo. Menurutnya banjir akibat hujan deras yang turun sejak siang hari.

"Banjir air bercampur lumpur menerjang Dukuh Rebo tempat huntara warga korban bemcana tanah bergerak," katanya.

Dikatakan dari pendataan sementara ada 23 huntara yang terdampak. Penanganan sementara dilakukan pembuatan tanggul darurat untuk mencegah banjir masuk dan meluas ke komplek huntara.

"Tadi dilakukan pembuatan tanggul darurat agar banjir tidak menerjang ke huntara," kata Sudirnyo.

 

Pembuatan tanggul darurat masih memerlukan beberapa material diantaranya 100 karung, 1 truk pasir, 1 truk batu, 20 zak semen, beberpa batang pia 3 inc dan lainnya.

"Masih kurang material waktunya juga sudah sore sehingga dihentikan, akan dilanjut besok," kata Sudiryo.

Perlu diketahui Huntara di Dukuh Rebo yang jumlahnya 65 merupakan tempat sementara bagi warga korban bencana tanah bergerak di Dukuh Karanganyar. 

 

Dari pendataan huntara yang terkena lumpur dan kondiainya cukup parah masing-masing milik: Rais, Ruminah, Warto, Sumyati, Tari, Darsono, Sugianto, Wardi, Andi, Nurkhotim, Jono, Nuridin, Slamet, Tonah, M Sabar, Subekti, Satar, Wahidin, Tarom, Daryono, Jamil, Agus, dan Asih.

Banjir yang disertai lumpur juga menerjang Desa Dawuhan yang secara geografis posisinya di bagian atas. Namun hingga berita ini ditulis belum ada laporan kerusakan atau yang terdampak dari Desa Dawuhan