![]() |
|
|
KESEHATAN mental adalah bagian yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara menyeluruh. Orang tua punya peran penting dalam mendukung kesehatan mental buah hatinya.
Mengasuh dan merawat anak dengan penuh kasih sayang sama dengan membangun fondasi yang kuat bagi anak agar ia dapat mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang dibutuhkannya untuk hidup bahagia, sehat, dan sejahtera.
Kesehatan mental juga salah satu penddkung kehidupan manusia salah satunya yaitu kewarasan mental atau kejiwaan seseorang dalam kehidupa ini. Dalam menentukan kehidupan masing masing individu sangat memerlukan kearasan mental atau kata lain yaitu kesehatan mental, apalagi dalam dunia pendidikan yang bisa dibilang pendidikan berperan hampir dari keseluruan kehidupan manusia yatu ditentukan dari kearasan mental atau kesehatan mental seseorang.
Kesehatan mental sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang dalam kegiatan sehari hari salah satunya dalam dunia pendidikan, sebagai manusia kita tak akan jauh dari dunia pendidikan ntah dari segi manapun dunia pendidikan sangat penting dalam berkembangnya suatu Negara.
Pada perkembangan Negara kualitas sumber daya manusia atau SDM itu sangat peting karna dalam pernanannya semua dikendalikan oleh manusia dan oleh karna itu SDM yang layak dilihat dari seberapa tinggi pendidikan karena tolak ukur pendidikan sekarang hanya dapat dinilai dari sberapa tinggi nilainya, dan seberapa layaknya dia dalam perkembangan Negara.
Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.
Dalam dunia pendidikan ada yang dinamakan belajar dan mengajar dalam proses pembelajaran mental siswa, sangat penting dalam pembelajaran karna pembelajara sendiri merupakan transfer ilmu antara pengajar dan yang diajar.
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.(Wikipedia).
Kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan.
Pada hakikatnya pendidikan adalah komponen pertama dalam pendidikan, dalam pendidikan yaitu adanya hubungan timbal balik antara guru dan murid yang menghasilkan suatu materi tentang pembelajaran yang sedang dibahasnya.
Menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.
Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan, agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.
Mental yaitu lebih ke ranah diri sendiri atau jiwa seseorang yang terbentuk dari kebiasaan atau perilaku seseorang yang sesuai dengan norma norma yang ada dalam kehidupan yang anak itu alami. Pada dasarnya pendidikan berperan merubah perilaku atau mental anak agar lebih baik dari sebelumnya. Hakikat pendidikan mental sangat berperan dalam setiap kehidupan yang mencakup pendidikan.
Pendidikan mental bagi anak sangat lah penting , karna mental sendiri berperan dalam proses belajar setiap anak, jadi jikalau mental anak itu tidak siap untuk menerima pelajaran jdi pelajaran itu tak akan masuk kedalam diri si anak, jadi kesehatan mental itu berpengaruh sangat penting dalam pembelajaran.
Kasus kasus yang terjadi belakangan ini, banyak sekali anak anak dibawah umur yang seharusnya dia seperti temannya bermain dan belajar banyak sekali anak-anak yang bekerja juga karena ekonomi.
Faktor yang mempengaruhi kesehatan mental yaitu dari segi lingkungan , lingkungan juga dapat berpengaruh dalam kesehatan mental, contoh sederhananya yaitu lingkungan yang mengajarkan cara dia bertahan dlhidup dan lingkungan nya berbeda dengan lingkungan pada umunya, dan masih banyak lagi.
Mentalitas merupakan kondisi stabilitas jiwa yang melekat dalam diri dan menjadi dasar bagi perbuatan manusia. Mendidik mental sangat diperlukan, untuk mendidik mental dengan pendidikan mental. Pendidikan mental dibutuhkan dalam rangka membangun adab atau akhlak yang baik. Wajib hukumnya untuk mendidik anak-anak dengan pendidikan mental agar menjadi anak-anak yang berakhlak karimah.
Jadi dalam kacamata pendidikan kesehatan mental sangat penting bahkan bisa dibilang sangat berperan dalam terbentukna akhlak atau kepribadian seorang anak dalam menyikapi hal hal yang nantinya bakal ia dapatkan ketika sudah dewasa. Dalam pendidikan karakter juga tertera bahwa kesehatan mental siswa juga sangat penting bagi kelancaran pendidikan, dalam pendidikan yaitu meiliki tujuan pendidikan.
Di dalam UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab.
(Andien Sidkin Allya adalah Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tinggal di Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. E-mail: allyaandien8@gmail.com)