![]() |
|
|
POTENSI wisata merupakan sesuatu yang dimiliki oleh daerah tertentu dan menjadi daya tarik orang ataupun masyarakat sehingga mereka mau berkunjung ke daerah tersebut. Pengembangan dan peningkatan kepariwisataan ini perlu adanya aturan dan juga atraksi objek wisata untuk menarik wisatawan yang datang. Potensi wisata dapat berupa bentang alam seperti pegunungan, air terjun (curug),dll.
Pengelolaan objek wisata adalah mengembangkan potensi alam yang dimiliki suatu daerah melalui pariwisata yang memiliki nilai jual yang tinggi sehingga mampu bersaing dengan daerah yang lain. Melalui pengelolaan objek wisata yang baik dengan menyediakan fasilitas sarana dan prasarana,
Aang Wahyu Setiadi berpendapat, bahwa potensi wisata igir kamulyan adalah salah satu aset desa yang pengelolanya adalah Pokdarwis Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.
Munandar (2010) berpendapat bahwa Igir adalah batas alam umumnya berupa punggungan bukit atau pegunungan yang memisahkan daerah aliran sungai. Sedangkan kamulyan adalah simbol tingginya status sosial atau pencapaian spiritual seseorang.
Jadi igir kamulyan adalah punggung bukit atau pegunungan sebagai simbol tingginya status sosial atau pencapaian spiritual masyarakat disekitarnya tepatnya desa Krajan. Jarak tempuh dari kantor kelurahan Krajan ke Igir Kamulyan ±2 km.
Potensi wisata igir kamulyan ini sebagai destinasi wisata alam yang terdiri dari igir nangka dan curug kawung. Inilah penampakan salah satu destinasi wisata di igir kamulyan yaitu curug kawung yang sungguh indah dan asri.
Curug atau air terjun merupakan salah satu bentang alam yaitu aliran sungai yang jatuh dari titik tertinggi. Curug kawung sudah diketahui keberadaannya oleh masyarakat sekitar sejak dulu akan tetapi untuk sering dikunjungi baru beberapa tahun terakhir ini, karena medannya yang cukup curam, dan tumbuhan liar yang kian menjulang menjadikan curug kawung sangat jarang di kunjungi oleh masyarakat sekitar.
Akan tetapi, kini setelah adanya pengelolaan wisata tepatnya pelebaran dan pengerasan jalan menuju curug kawung menjadi salah satu daya tarik masyarakat sekitar untuk berkunjung, entah hanya sekedar untuk jalan-jalan, berfoto ataupun quality time bersama keluarga dengan menyaksikan indahnya curug kawung.
“Potensi wisata igir kamulyan mendapatkan suntikan dana dari 2 sumber yaitu dari TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) sebesar Rp 1 Milyar dan dari Pertamina sebesar Rp 300 juta,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Krajan.
Pembangunan potensi wisata igir kamulyan saat ini sedang berlangsung. Akan tetapi, sudah di buka untuk umum walaupun belum ada tarif masuknya. Pokdarwis desa Krajan selalu gesit mempromosikan potensi wisata igir kamulyan melalui sosial media maupun secara langsung dan untuk promosi sudah sampe ke wilayah wonosobo, terbukti banyaknya pelajar maupun masyarakat umum baik itu dari lokal maupun dari luar kota berbondong-bondong datang berwisata ke igir kamulyan, eksotisnya bentang alam igir kamulyan menjadi daya pikat para pengunjung.
Wisatawan Igir Kamulyan kian hari kian membludak, setiap harinya kurang lebih 20-50 orang yang datang apalagi, ketika hari libur ataupun weekend bisa mencapai 100 atau bahkan lebih wisatawan.
Wisatawan ini tidak hanya datang dari masyarakat lokal akan tetapi juga dari luar kota bahkan mancanegara, mereka tahu akan wisata Igir Kamulyan ada yang dari saudara, teman dan media sosial. Hal ini membuktikan bahwa promosi potensi wisata Igir Kamulyan sudah merata dan dapat dikatakan cukup berhasil memikat para wisatawan.
Perlunya meningkatkan sadar wisata terhadap masyarakat di sekitarnya agar potensi wisata igir kamulyan terus sebagai destinasi wisata alam desa Krajan yang selalu indah, asri, nyaman, dan sedap di pandang.
Hal ini bertujuan agar potensi wisata igir kamulyan tetap eksis di rancah lokal maupun mancanegara, serta dapat menjadi peluang meningkatkan penghasilan desa maupun masyarakat krajan, yaitu tepatnya dapat meningkatkan penghasilan masyarakat dengan ikut berjualan, dan menjadi juru parker dan lainnya.
