Produksi Gula Merah Di Benda, Sirampog Sebagai Mata Pencarian Warga
--None--
Senin, 16/01/2023, 09:10:19 WIB

EKONOMI merupakan ilmu yang menjelaskan cara-cara menghasilkan, mendistribusikan, serta memakai barang dan jasa dalam masyarakat sehingga kebutuhan materi masyarakat dapat terpenuhi sebaik-baiknya. Kegiatan ekonomi dalam masyarakat adalah mengatur dalam urusan kekayaan baik yang menyangkut kepemilikan, pengembangan, maupun distribusi (Sholahuddin, 2007:3).

Perekonomian masyarakat merupakan sistem ekonomi yang berdasar pada kelebihan ekonomi masyarakat, di mana ekonomi masyarakat adalah ekonomi atau usaha yang sebagian kegiatannya banyak dilakukan oleh masyarakat dengan cara mengelola sumber daya yang tersedia yang dapat diusahakan. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dan menyejahterakan perekonomian.

Produksi adalah kegiatan untuk menghasilkan suatu barang atau merubah bentuk barang-barang baru. Menurut Agus Ahyari (2002) Proses Produksi adalah suatu cara, metode ataupun teknik menambah kegunaan suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada. Atau kegiatan produksi adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa barang maupun jasa, yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh konsumen.

Gula Merah: di Desa Benda, Kec. Sirampog, Kab. Brebes, produksi gula merah dijadikan sebagai mata pencarian oleh warga. Terutama bagi bapak Tepuri, beliau merupakan pengrajin gula merah sejak tahun 1988 sampai dengan sekarang.

Gula merah merupakan produk olahan dari air nira kelapa yang dilakukan oleh pengrajin gula merah. Adapun  proses awal pembuatannya dilakukan pada pagi hari dengan pengambilan air nira kelapa yang diambil dari pangkal bunga kelapa yang belum mekar dan diikat menggunakan tali.

Kemudian diiris secara bertahap yang akan mengeluarkan air gula yang disebut nira, kemudian ditampung dalam wadah (pongkor) yang sudah diberi air kapur agar menjaga kualitas air nira kelapa, dan diendapkan sampai sore hari. Setelah air gula terkumpul kemudian disaring diatas kuali besar dan direbus dengan api yang besar pula sampai mendidih dan harus sering diaduk, setelah direbus beberapa jam air gula akan berubah warna secara perlahan menjadi coklat.

Air gula yang sudah berubah warna kecoklatan akan mengeluarkan letupan kecil dan menandakan gula sudah matang, kemudian diaduk sampai mengental dan siap untuk dituang ke dalam cetakan, setelah itu tunggu sampai dingin atau keras, setelah proses pembuatan selesai biasanya pengrajin gula merah menjual hasil dari gula merah tersebut dipengepul yang berada dipasar lokal.

Bapak Tepuri dalam sehari mengambil air nira sebanyak 14 pohon kelapa yang menghasilkan 4kg gula merah. Harga jual Gula merah tersebut setiap satu kilogramnya yaitu Rp. 15.000. Jadi pendapatannya dalam sehari adalah Rp. 60.000, berarti untuk perbulannya sendiri mendapatkan Rp. 1.800.000.

Manfaat gula merah yaitu digunakan sebagai bahan ramuan minuman, dan bumbu dapur. Sebagai bahan ramuan minuman bisa kita  temukan pada minuman wedang jahe, dan gula merah digunakan untuk pembuatan jajan pasar seperti kelpon, kue putu, gethuk, kue dongkal. Selain itu, gula merah juga mempunyai manfaat bagi tubuh yaitu: Meningkatkan Energi,

Salah satu manfaat gula merah untuk kesehatan adalah meningkatkan energi. Jika badan sedang lemas dan tidak bertenaga, konsumsilah kopi atau teh yang dicampur gula merah dengan porsi yang disesuaikan. Olahan dengan kandungan gula merah dapat membantu meningkatkan energi. Memperbaiki sistem saluran pencernaan.

Manfaat makan gula merah dapat membantu meringankan masalah pada saluran pencernaan, seperti konstipasi, diare, maupun nyeri perut. Selain itu, ada pula manfaat gula merah untuk lambung, khususnya bagi Anda yang memiliki riwayat sakit maag. Konsumsi olahan gula merah dianggap dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Jika Anda mencari pemanis alami untuk menjaga glukosa darah dan tingkat energi tetap tinggi, gula merah bisa menjadi pilihan yang tepat. Mengandung antioksidan Gula merah memiliki beberapa antioksidan yang berfungsi menjaga kesehatan sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Jangan mengonsumsi gula merah berlebihan meski gula merah tergolong aman dikonsumsi penderita diabetes. Bukan berarti gula merah dapat dikonsumsi dengan bebas.

Cara menyimpan gula merah yang benar agar bertahan lama yaitu: Saat membeli gula merah, pastikan  membeli gula merah yang kualitasnya masih bagus. Pastikan gula tidak mencair dan tidak berjamur. Bungkus gula merah dengan wadah atau plastik yang kedap udara. Simpan gula merah di tempat yang sejuk dan kering. Hindari menyimpan gula merah di bawah sinar matahari langsung, karena akan lebih mudah mencair.

Gula merah tidak boleh terkena air atau minyak. Adanya cairan yang menetes pada gula merah bisa membuatnya cepat cair, bahkan berjamur. Hindari menyimpan gula merah di dekat makanan dengan aroma menyengat. Makanan tersebut akan membuat kualitas aroma dan rasa gula merah berubah. Dengan teknik penyimpanan yang tepat, gula merah bisa bertahan lebih dari satu tahun.

Gula merah juga akan memiliki kualitas rasa serta aroma yang tetap baik walau telah disimpan dalam waktu yang lama. Gula merah yang tidak disimpan dengan cara benar akan sangat mudah mencair atau meleleh. Cara menyimpan yang kurang tepat juga akan membuat kualitas gula menurun. Mutu gula merah dapat ditentukan berdasarkan warna, bentuk, dan kekerasan. 

Kegiatan produksi gula merah didesa benda dilakukan secara terus menerus oleh pengrajin gula merah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan hidup sehari -hari dan juga meningkatkan ekonomi.