![]() |
|
|
Pengertian dan Sejarah Permainan Lato-lato: Baru-baru ini ada permainan yang sedang viral, yaitu latto latto atau biasa orang Indonesia menyebutnya dengan sebutan tok tok tok karena suaranya yang khas saat di mainkan.
Di Indonesia sendiri permainan lato-latto viral kembali karena banyak anak anak yang kembali memainkanya, dan tidak sedikit pula orang dewasa yang memainkanya. Kata Lato-lato memiliki arti bunyi tabrakan dari dua bola kecil. Permainan ini terdiri dari dua buah bola kayu atau plastik warna-warni seukuran bola bekel yang dihubungkan dengan seutas tali yang bentuknya menyerupai bandul.
Lato-lato dimainkan cara membneturkan keduo bola tersebut secara berkali-kali tanpa berhenti. Siapa yang berhasil memainkannya paling lama, maka ia lah pemenangnya. Banyak anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun yang tidak mengetahui awal mula sejarah adanya permainan latto latto. Permainan ini berasal dari Amerika Serikat yang terinspirasi oleh eskimo yoyo, yakni mainan tradisional budaya asli Alaska.
Pada awal 1970 an lato-lato begitu popular hingga sampai penduduk provinsi kecil di Itali utara calcinatello. Bola pada lato-lato terbuat dari kaca temper. Bahkan kaca membuat sifatnya bisa pecah saat dimainkan dan serpihan kacanya bisa menimbulkan cedera parah pada tangan orang yang memainkannya.
Hukum Fisika Dalam Permainan Lato-lato:
Permainan Lato-Lato awalnya, diciptakan bukan sebagai mainan, melainkan memang sebagai alat pembelajaran ilmu fisika. Bandulan plastik tersebut di gunakan untuk menjelaskan pada anak mengenai hukum newton.
Dikutip dari halaman situs sumber belajar kementrian Pendidikan dan kebudayaan, Hukum newton merupakan hukum dasar yang merumuskan pengaruh gaya terhadap perubahan gerak atau perpindahan kedudukan suatu benda.
Sesuai dengan Namanya, hukum newton di kemukakan oleh Sir Isaac Newton, seorang ilmuan inggris yang mempelajari tentang gerak. Berdasarkan sejarah, Isaac Newton merumuskan hukum newton setelah melakukan kajian terhadap pendapat Aristoteles dan Galileo Galilei mengenai gerak suatu benda. Hukum newton 3 berbunyi:
“Jika benda I mengerjakan gaya terhadap benda II maka benda II mengerjakan gaya pada benda I yang besarnya sama, tetapi dengan arah yang berlawanan dengan arah gaya dari benda.”
Kesimpulan dari hukum newton 3 yaitu, 1) setiap aksi berkonsekuensi memunculkan reaksi, ada sebab ada akibat, 2) pemberian gaya sebab menghasilkan gaya akibat. Gaya aksi reaksi bekerja saling berlawanan dan bekerja pada benda yang berbeda beda, 3) gaya aksi dan gaya reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama, dengan arah terbalik, dan segaris, 4) benda A yang memberi gaya sebesar F pada benda B, maka benda B akan memberi gaya sebesar -F (arah yang terbalik dengan F ) kepada benda A.
Pada permainan lato-lato, hukum newton 3 tampak, ketika kita memainkannya dengan sekali hentakan tangan, bola plastik itu akan memantul, memukul bola lainnya, dan begitu seterusnya.
Cara Memainkan Lato-Lato:
Cara memainkan lato-lato tak semudah yang dilihat. Permainan lato-lato membutuhkan ketenangan dan konsentrasi yang tinggi dalam memainkannya. Cara memainkannya yaitu:
-1. Pegang tali bagian tengah sehingga membentuk huruf V terbalik. -2. Lalu ayunkan sehingga bola berbenturan. -3. Perlahan naikan kecepatan ayunan, lanjutkan gerakan ayunan ke atas sehingga membentuk huruf V dan kedua bola berbenturan di atas tangan. -4. Lakukan gerakan diatas secara berulang.
Harga Permainan Lato-Lato:
Harga latto latto sendiri sangat terjangkau yaitu berkisar Rp 3000,00 anda sudah bisa mendapatkan 1 buah latto latto , dan mudah di temukan di berbagai tempat contoh minimarket, pasar, dan penjual kaki lima.
Namun dengan populernya latto latto saat ini banyak penjual kali lima yang menaikan harga bahkan ada yang menjual dengan harga yang terbilang mahal yaitu Rp.30.000,00 untuk satu mainan latto latto. Kebanyakan penjual mengambil keuntungan yang lebih besar menjual lato-lato dengan harga yang mahal
Dampak Positif dan Negatif Permainan Lato-Lato:
Permainan lato-lato memberikan dampak positif bagi anak-anak yaitu melatih konsentrasi, kesabaran dan keseimbangan tangan.Anak-anak pada umumnya bermain lato-lato dengan teman sebayanya.
Hal ini, bisa meningkatkan perkembangan sosio-emosional anak. Jiwa kompetitif atau bersaing akan terasah saat ada kawan sebayanya yang main lebih jago. Kemampuan konsentrasi harus dibutuhkan dalam permainan lato-lato, sehingga menyebabkan otak kanan dan kiri untuk bekerja secara seimbang.
Selain itu, permainan lato-lato dapat menstimulus kemampuan motorik dan kognitif pada anak-anak. Adanya permainan lato-lato juga menyebabkan anak-anak jarang untuk memainkan gadget.
Viralnya lato-lato di kalangan anak-anak maupun orang dewasa membuat sebagian orang tertarik untuk membuat perlombaan lato-lato. Ada yang membuat perlombaan tuntuk semua kalangan usia, ada juga yang membuat perlombaan latto latto untuk anak anak yang hadiah nya bisa mencapai jutaan rupiah. Hal ini, merupakan upaya untuk tetap melestarikan dan mempertahankan permainan lato-lato yang termasuk permainan tradisional.
Lato-lato memiliki dampak positif. tetapi, permainan lato-lato juga memiliki dampak negatif. Dampak negatif dari permainan lato-lato adalah dapat melukai tangan kita, dan bisa mencelakai orang lain jika latto latto yang sedang kita mainkan terlempar dari tangan kita.
Tetapi seiring viralnya latto latto di masa kini juga membuat Sebagian orang merasa terganggu. pasalnya, Ketika latto latto dimainkan, latto latto memiliki suara yang kurang enak di dengar dan mengganggu di telinga Ketika sedang di mainkan sedang berlangsung. Selain itu, kebanyakan anak-anak bermain lato-lato saat sedang berada di sekolah apalagi saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.
Hal ini menyebabkan anak-anak tidak mendengarkan dan menyimak materi yang diberikan oleh guru sehingga anak-anak tidak mengerti materi yang diajarkan. Teman-teman yang lainnya juga terganggu kerika ada anak yang bermain lato-lato ketika proses pembelajaran berlangsung dan mereka sulit berkonsentrasi untuk menerima materi. Jadi, apakah kalian bermain latto latto untuk bermain saja? atau untuk belajar fisika? terimakasih sudah membaca artikel kami.
