Apakah Kesemutan Atau Kebas Pada Remaja Adalah Hal Yang Wajar?
--None--
Selasa, 27/12/2022, 09:17:19 WIB

KESEMUTAN atau kebas merupakan hilangnya sensasi di bagian anggota tubuh tertentu atau biasa disebut mati rasa yang di sertai dengan sensasi abnormal lainnya. Merasakan seperti/bagaikan tertusuk-tusuk jarum, tersengat, tergelitik atau terbakar.

Jika mengalami mati rasa dan kesemutan mungkin kalian merasakan tingkat sensitivitas yang berkurang pada daerah yang terkena. Karena itu, kalian akan merasakan adanya perubahan suhu atau rasa sakit. Yang berarti kalian bisa menyentuh sesuatu yang berbahaya sekalipun tanpa merasakan sakit dan sangat beresiko untuk Kesehatan kulit.

Kesemutan atau kebas bukan hanya terjadi pada orang dewasa atau lanjut usia, namun banyak remaja yang sering mengalaminya. Banyak remaja yang khawatir jika sering mengalami kesemutan dan tidak tahu penyebabnya apa, bahkan mereka menduga-duga bahwa kesemutan merupakan suatu penyakit yang serius.

Sebenarnya banyak hal yang dapat menyebabkan kebas atau mati rasa antara lain: berkurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu, infeksi saraf, kelainan metabolisme tubuh (misalnya terkena diabetes melitus dan kurangnya vitamin B12) , kurang darah juga dapat menyebabkan kesemutan.

Namun apakah wajar jika remaja mengalami kesemutan? Sebenarnya kesemutan dan kebas yang muncul dengan sendirinya tidak perlu di khawatirkan, karena itu adalah hal yang wajar dan hampir dialami oleh semua orang.

Kebas atau kesemutan biasanya terjadi jika kita meletakan anggota tubuh dalam keadaan yang salah dan itu terjadi dalam durasi yang lama, sehingga menyebabkan anggota tubuh tersebut mati rasa.

Kesemutan yang normal umumnya terjadi ketika kita tanpa sengaja membebani anggota tubuh sehingga menyebabkan aliran darah menjadi kurang lancar. Remaja yang mengalami kesemutan karena hal tersebut merupakan hal yang wajar.

Namun jika sering merasakan kesemutan dan tanpa sebab atau anggota tubuh tidak terkena beban berat harus diwaspadai. Sering kesemutan tanpa sebab yang terjadi secara berkepanjangan bisa menandakan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, gejala awal stroke, saraf terjepit, serangan jantung, dan vaskulitis.

Gaya hidup yang kurang sehat pada remaja mengakibatkan gangguan saraf di usia muda, maka dari itu para remaja harus lebih pintar memilih gaya hidup yang sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Penyakit kesemutan tidak ada obat atau perawatan yang pasti, dikarenakan banyaknya penyebab dari kesemutan. Perawatan dilakukan tergantung pada penyebab gejalanya.

Rasa kebas dan kesemutan sudah pasti membuat kita tidak nyaman, walaupun kesemutan bersifat sementara tetapi itu sangat mengganggu aktivitas kita dan kadan dapat mengganggu konsentrasi.

Jika kalian para remaja sering kesemutan karena posisi yang salah maka tidak usah panik dan khawatir, tetap bersikap santai dan tenang. Kalian dapat mengubah posisi dan menggerakan anggota tubuh yang mati rasa sehingga dapat meredakan perasaan kesemutan yang mengganggu kenyamanan, menghindari atau mengubah posisi yang menempatkan tekanan pada anggota tubuh agar darah dapat mengalir dengan lancar, memijat bagian tubuh yang mengalami kesemutan dengan perlahan.

Namun jika kalian merasakan kesemutan dalam jangka waktu yang lama dan tak kunjung hilang, maka segeralah memeriksakan ke dokter.