![]() |
|
|
PanturaNews (Indramayu) - Pekerja Migran Indonesia (PMI),”F” yang berusia 32 tahun warga Desa Rancasari Blok Wanakerta RT.09 RW.03 Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, dikabarkan meninggal di Hongkong.
“Pada Selasa malam 20 Desember 2022, benar informasi adanya warga Rancasari yang bekerja di Hongkong meninggal,” kata Camat Bangodua, Wahyu Adhiwijaya, Rabu kemarin.
Begitu mendengan kabar itu, Pemerintah Kecamatan Bangodua bersama jajaran dan pemerintah desa Rancasari gerak cepat (Gercep) mengambil langkah konkret untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mengetahui kabar PMI asal Desa Rancasari meninggal dunia, kami dan pemdes serta stakeholder terkait mengunjungi rumah keluarga untuk membantu pihak proses pemulangan jenazah,” jelas Wahyu Adhiwijaya.
Dikatakan, informasi yang didapat bahwa”F” meninggal karena sakit semenjak sekitar 17 hari yang lalu.
Dalam kunjungannya kembali di kediaman Almarhumah “F” Pemcam Bangodua dan Pemdes Rancasari memberikan informasi kepada orang tua bahwa Almarhumah ”F” meninggal karena sakit semenjak sekitar 17 hari yang lalu.
Sementara itu, informasi terkini terkait pemulangan jenazah anak tunggal dari pasangan orang tua Tarsim dan Sarwitem, sudah diproses melalui BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) di Jakarta.
“Oleh karena itu, pihak keluarga serta Pemcam Bangodua dan Pemdes Rancasari masih menunggu jadwal pemulangannya,” tambah Wahyu.