![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Memperingati hari ibu, dengan tema "Woment's Empowerment" Pelaku UMKM di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, gelar talkshow dan bazar produk UMKM di radio Singosari Top FM Paguyangan, Kamis 22 Desember 2022.
Bazar UMKM diikuti belasan stand dari beberapa desa yang ada di kecamatan paling ujung selatan dan berbatasan dengan Kabupaten Banyumas itu.
Kabid Usaha Mikro Dinkopumdag Brebes Lusiana Indira Isni mengatakan, digelarnya bazar UMKM ini untuk membuktikan para ibu rumah tangga di rumah pun tetap bisa produktif. Sehingga tidak ada ada istilah menganggur, bagi ibu-ibu rumah tangga di rumah.

"Ibu-ibu di Brebes yang selama ini banyak di rumah ternyata bisa melakukan sesuatu yang produktif," katanya saat meninjau langsung ke tempat kegiatan.
Dikatakan, sudah tidak zamannya lagi, para ibu rumah tangga, hanya mengurus rumah tangga. Ibu-ibu sebaiknya punya usaha sampingan, karena di rumah pun, ibu-ibu bisa sambil berjualan, bahka sekarang dapat dilakukan secara online.
"Tidak ada istilah nganggur, karena banyak hal yang bisa dilakukan kok, bisa jualan atau menanam tanaman yang bermanfaat dan bisa dikonsumsi," kata Lusiana.

Ditambahkan, peran kaum ibu dalam memajukan perekonomian di Kabupaten Brebes sangat besar, utama dalam pengembangan UMKM. Melalui usaha para ibu rumahan tersebut kesejahteraannya dapat terus meningkat sehingga memajukan Brebes.
"Peran UMKM meningkatkan kemajuan Brebes sangat baik, utamanya di bidang UMKM," ungkap Lusiana.
Pemkab Brebes juga selalu mendorong untuk kemajuan UMKM, melalui pemberian pelatihan keterampilan usaha dan juga bantuan permodalan. Bahkan Pemkab juga membantu pemasaran untuk produk-produk UMKM.
"Melalui kerja sama dengan banyak pihak seperti super market dan mini market serta lainnya yang difasilitasi Pemkab untuk pemasaran produk UMKM," kata Lusiana.
Ketua UMKM Kematian Paguyangan, Ria Malgia mengatakan, bazar UMKM digelar untuk menggairahkan kembali para pelaku UMKM, yang sempat terpuruk, ketika masa pandemi Covid-19. Para pelaku UMKM harus bangkit, sehingga UMKM makin berkembang.
"Ibu rumah tangga juga harus kreatif, bisa berjualan, bisa memanfaatkan waktu luang untuk budidaya tanaman produktif untuk ketahanan pangan," katanya.
Kata dia, dengan kreatif dan produktif akan terhindar dari resesi ekonomi utama dalam keluarga.
"Harapannya para UMKM bisa maju, sehingga di era yang sulit ini tetap bisa berkembang dan terhindar dari resesi ekonomi," ujar Ria.
Kegiatan talkshow dan bazar produk UMKM didukung sepenuhnya oleh radio Singosari Top FM Paguyangan yang berkomitmen untuk membantu meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan pelaku UMKM.
Manajer radio Singosari Top FM Paguyangan, Bayu Akhmad mengatakan, acara terselenggara dan sukses. Bahkan berjalan di luar ekspektasi awal.
"Semoga kedepan kita bisa berkolaborasi lagi dengan UMKM Paguyangan," ucapnya.
Ditambahkan, dalam acara ini radio Singosari Top FM Paguyangan menggandeng sponsor dari beberapa pihak yang support UMKM Paguyangan seperti BKK Paguyangan, UPK paguyangan, Wings, Salma decorasi, dan Lapakemane.
"Sukses berkat dukunga banyak pihak terutama para sponsor," pungkas Bayu.