Perhutani KPH Pekalongan Barat Serahkan Sharing Produksi Kayu dan Non Kayu ke LMDH
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Kamis, 24/11/2022, 13:27:47 WIB

Plt Administratur/KKPH Pekalongan Barat, Hilaluddin menyerahkan sharing produksi kayu dan non kayu tahun 2019 kepada LMDH di wilayah Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Tegal) - Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat menyerahkan sharing (pembagian) produksi kayu dan non kayu tahun 2019 kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat, di Kantor KPH Pekalongan Barat, Slawi Kabupaten Tegal, Kamis 24 November 2022.

Total sharing yang diserahkan Rp 868.674.333 juta lebih tersebut diserahkan kepada 91 LMDH oleh Plt Administratur/KKPH Pekalongan Barat, Hilaluddin.

“Ini merupakan wujud komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan yang bermitra dengan LMDH, serta merupakan bentuk kepedulian dan wujud dukungan Perhutani terhadap masyarakat sekitar hutan,” kata Hilaluludin dalam sambutannya.

Menurutnya, konsep hutan untuk kesejahteraan masyarakat merupakan usaha pemanfaatan nilai ekonomis hutan yang seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.

"Dengan demikian, hutan dapat dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar hutan," katanya.

Dikatakan, Perhutani mendukung pengelolaan sumber daya hutan berbasis masyarakat lokal yang didasari semangat saling berbagi antara Perum Perhutani, masyarakat desa hutan dan pihak yang berkepentingan dalam pembangunan kehutanan.

"Selain bersama-sama menjaga kelestarian hutan, masyarakat juga bisa mengambil manfaat dari hasil hutan sehingga menunjang kesejahteraan masyarakat desa hutan," terangnya.

Diharapkan, untuk meningkatkan sharing, LMDH harus memiliki kesadaran, kepedulian, kecintaan, kebanggaan, dan tanggung jawab terhadap kelestarian desa hutan dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan bersama Perhutani.

"Dengan demikian, kelestarian hutan yang berada di lingkungannya dapat terjaga dengan baik dan memberikan manfaat yang besar," katanya.

Hilaluddin juga mendorong LMDH dan masyarakat secara umum melakukan kerjasama, seperti budi daya jamur atau lainnya yang mendukung kelestarian huta. Termasuk pemanfaatan kawasan hutan untuk wisata.

"Perhutani juga membuka kerjasama dengan masyarakat atau lembaga pemanfaatan hutan untuk wisata," pungkasnya.

Terbanyak penerima sharing Rp 87.039.976 yang diterima oleh LMDH Wana Dadi Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyanganui0 Kabupaten Brebes. Sharing terkecil Rp 17.730 yang diterima oleh Wana Galuh Desa Galuh Timur Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Kasi Utama Kemitraan Produktif Perum Perhutani, Iwan Wahyu Setiawan yang hadir menyaksikan penyerahan sharing mendorong LMDH menggunakan hasil sharing dengan baik untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

"Ingat itu juga termasuk uang negara maka harus digunakan yang dapat dipertanggungjawabkan, administrasinya juga baik agar dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Iwan juga mendorong adanya Koperasi yang dikelola oleh LMDH untuk kesejahteraan anggotanya. Perum Perhutani juga akan melakukan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan Koperasi tersebut.