Relawan Gabungan Bongkar Rumah Rusak Akibat Bencana Tanah Bergerak
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Sabtu, 05/11/2022, 15:11:52 WIB

Relawan gabungan melakukan kerja bakti membantu membongkar rumah rusak korban bencana tanah bergerak di Sirampog (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Ratusan relawan gabungan terjun membantu korban bencana alam tanah bergerak di Dukuh Karanganyar Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Sabtu 05 November 2022.

Koordinator relawan BPBD Brebes Pos Aju 1 Bumiayu, Budi Sujatmiko mengatakan, ada 300 Relawan gabungan yang ikut melakukan kegiatan membantu korban bencana tanah bergerak. Relawan melakukan pembongkaran rumah-rumah korban yang rusak untuk dipindah ke tempat hunian sementara (Huntara).

"Kondisi pergerakan tanah sangat parah sehingga seluruh bangunan rumah harus dirobohkan dan dipindah ke lokasi Huntara," ujarnya.

Relawan gabungan diantaranya dari Ukhuwan Alfatah Rescue (UAR), Pmuda Pancasila (PP) dan lainbya membantu membongkar rumah korban yang terbuat dari kontruksi kayu. Selain membongkar, relawan juga membantu mengangkut bongkaran ke lokasi Huntara.

"Membongkarnya harus hati-hati, karena akan digunakan lagi untuk membuat Huntara," katanya.

Perlu diketahui, bencana tanah bergerak yang telah berlangsung hampir dua tahun tersebut mengakibatkan 65 rumah warga rusak berat dan harus relokasi ke tempat yang aman. Ada 185 kepala keluarga (KK) atau 767 jiwa yang terdampak bencana tersebut.

Saat ini warga yang rumahnya dirobohkan terpaksa harus mengungsi di gedung Pondok Pesantren Al Insan dan di rumah-rumah kelu arya korban. Warga mengungsi sambil menunggu pembuatan Huntara selesai.

"Sementara mengungsi di pondok, karena rumah rusak dan dibongkar sambil menunggu untuk membuat hunian semen tara," kata Jamilah, salah satu korban bencana tanah bergerak.

Warga korban bencana juga mengaku hingga saat ini belum banyak menerima bantuan, baik dari pemerintah maupun lainnya, kecuali dari PMI Brebes.

"Bantuan sementara baru dari PMI, yang lainnya belum," ungkapnya.

Diungkapkan, saat ini warga korban bantuan, sebab se lain rumahnya rusak juga tidak dapat berakvitas untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. 

"Warga sedang susah yang biasanya berdagang atau bertani sekarang tidak, karena harus mengurusi pembongkaran dan pemindahan rumah tinggal," kata Jamilah.

Pimpinan PP PAC Paguyangan MPC Brebes, Dedi Anjar mengatakan, bersama 30 personelnya ikut membantu membongkar rumah korban bencana untuk dipindah ke lokasi Huntara.

"Hari ini PP Terjunkan 30npwrsonel untuk me bantu korban Bencana tanah bergerak," katanya.

Selain personel, PP juga mengerahkan armada truk untuk membantu mengangkut bongkaran material ke lokasi Huntara. Selanjutnya PP akan mengupayakan bantuan lainnya guna meringankan korban bencana.

"Jika diperlukan PP akan menggalan dana untuk membantu korban bencana tanah bergerak," pungkas Dedi.