Mahasiswa Farmasi UPB Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Kepada Siswa SD
Kamis, 18/08/2022, 16:11:40 WIB

Praktik menyikat gigi siswa-siswi SDN Jatisawit 04 pada penyuluhan kesehatan gigi dan mulut oleh Universitas Peradaban. (Foto: Dok/Pribadi)

UNTUK kesekian kalinya, Mahasiswa Farmasi Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengadakan penyuluhan yaitu edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut kepada anak-anak SD Negeri, Selasa 16 Agustus 2022.

Pada acara penyuluhan kali ini, dihadiri oleh anak-anak kelas 3 SD Negeri Jatisawit, Bumiayu 04 sekitar 26 siswa. Penyuluhan bertujuan agar dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut.

Gigi sejatinya merupakan jaringan tubuh yang sangat keras dan merupakan gerbang dari system pencernaan. Gigi yang sehat akan berfungsi dengan baik dan mengoptimalisasi proses pencernaan. Kesehatan gigi adalah kesehatan rongga mulut termasuk gigi geligi terhindar dari penyakit.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting termasuk pada anak-anak. Kebersihan gigi dan mulut sering kali masih diabaikan oleh masyrakat terutama pada anak-anak usia dini. Apabila gigi dan mulut tidak dirawat akan mengakibatkan masalah-masalah pada gigi seperti gigi berlubang, gigi geripis, penyakit gusi atau gusi bengkak dan lain sebagainya.

Pada hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan bahwa 57,6% penduduk Indonesia mengalami kesehatan gigi dan pravalensi gigi berlubang pada anak usia dini sangat tinggi yakni(93%, sedangkan anak yang bebas dari masalah gigi dan mulut hanya 7% saja.

Oleh karena itu, mahasiswa Farmasi Universitas Peradaban memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah, sebagai tindakan pencegahan gigi berlubang, gigi geripis dan gusi bengkak sejak dini.

Kegiatan ini dilakukan menggunakan Forum Grup Discussion atau yang biasa disebut dengan FGD dimana dalam satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok, satu kelompok terdiri 3-4 siswa. Mahasiswa menjelaskan kepada siswa tentang kesehatan gigi meliputi cara menjaga kesehatan gigi ciri-ciri gigi yang bagus, tata cara menyikat gigi yang baik dan benar serta masalah-masalah pada gigi.

Selain penjelasan materi, mahasiswa juga memberikan video pembelajaran mengenai kesehatan gigi dan mulut serta giat sikat gigi sejak dini, agar anak-anak tertarik dan bisa serta mudah dalam memahami materi yang telah disampaikan.

Kemudian dilakukan juga praktik menyikat gigi anatara siswa dan mahasiswa dimana para siswa sudah membawa sikat gigi dan pasta gigi masing-masing dan melakukan praktik sikat gigi yang baik dan  benar seperti materi yang sudah disampaikan.

Tidak hanya pemaparan materi dan praktik saja mahasiswa farmasi universitas peradaban juga melakukan games atau beberapa permainan agar para siswa tidak jenuh dalam proses pembelajaran edukasi kesehatan gigi dan mulut ini.

Setelah pemaparan dan permainan selesai dilanjutkan pengukuran pemahaman kepada siswa tentang materi yang sudah disampaikan yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan. Bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan akan diberikan apresiasi berupa hadiah pasta gigi dan sikat gigi lengkap.

Dengan adanya kegiatan edukasi ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai kesehatan gigi dan mulut. Anak-anak dapat menghindari dari makanan yang manis seperti coklat dan permen, agar tidak terjadi gigi berlubang, gigi gerupis dan gusi bengkak. Dapat mengetahui cara menyikat gigi yang baik dan benar, menyikat gigi minimal dua kali dalam sehari, serta mengetahui bagaimana ciri-ciri gigi yang sehat.

 

(Titin Sulistiowati adalah Mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Program Studi Farmasi. Tinggal di Desa Kaliloka, Sirampog, Brebes)