Ekstrak Buah Mengkudu Sebagai Imunomodulator
--None--
Kamis, 28/07/2022, 07:21:06 WIB

TANAMAN obat imunomodulator adalah tanaman yang dapat mempengaruhi atau memodulasi sistem imun tubuh. Sistem imun adalah semua mekanisme yang digunakan badan untuk melindungi dan memertahankan keutuhan tubuh dari bahaya yang menyerang tubuh. Beberapa jenis tenaman obat yang mempunyai aktivitas sebagai imunomodulator antara lain: echinacea, mengkudu, jahe, meniran dan sambi tolo.

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah mekanisme pertahanan tubuh yang bertugas merespon atau menanggapi ''serangan'' dari luar tubuh kita. Saat terjadi serangan, biasanya antigen pada tubuh akan mulai bertugas. Antigen bertugas menstimulasi sistem kekebalan tubuh. Mekanisme inilah yang akan melindungi tubuh dari serangan berbagai mikro organisma seperti bakteri, virus, jamur, dan berbagai kuman penyebab penyakit. Ketika sistem imun tidak bekerja optimal, tubuh akan rentan terhadap penyakit. Beberapa hal dapat mempengaruhi daya tahan tubuh. Misalnya saja karena faktor lingkungan, makanan, gaya hidup sehari-hari, stres, umur dan hormon. Untuk itu sebelum jatuh sakit, penting kiranya setiap orang menjaga gaya hidup yang sehat dan baik. Caranya dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, hidup yang sehat dan higienis, tidur cukup selama delapan jam sehari, minum air putih dua liter per hari, olahraga teratur dan menjaga berat badan yang ideal.

Fungsi sistem imun bagi tubuh ada tiga. Pertama sebagai pertahanan tubuh yakni menangkal ''benda'' asing. Kedua, untuk keseimbangan fungsi tubuh terutama menjaga keseimbangan komponen yang tua, dan ketiga, sebagai pengintai (surveillence immune system), untuk menghancurkan sel-sel yang bermutasi atau ganas. Pada prinsipnya jika sistem imun seseorang bekerja optimal, maka tidak akan mudah terkena penyakit, sistem keseimbangannya juga normal.

Fungsi imunomodulator adalah memperbaiki sistem imun yaitu dengan cara stimulasi (imunostimulan) atau menekan/menormalkan reaksi imun yang abnormal (imunosupresan). Dikenal dua golongan imunostimulan yaitu imunostimulan biologi dan sintetik.

Banyak cara guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh, salah satunya melalui suplemen obat yang berfungsi sebagai imunomodulator (meningkatkan sistem imun tubuh). Saat ini tersedia banyak tanaman obat yang berfungsi sebagai imunomodulator, terutama yang menggunakan bahan herbal alami seperti tanaman mengkudu. Di samping menyeimbangkan sistem imun, mengkudu tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan dan menguatkan sistem imun.

Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Walaupun berbagai bagian tanaman mengkudu telah lama digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, penggunaan yang paling umum adalah mencegah dan mengobati kanker. Beberapa penelitian ilmiah membuktikan bahwa jus mengkudu dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan membantu memperbaiki kerusakan sel, tetapi penelitian-penelitian lebih lanjut sangat dibutuhkan untuk membuktikan penemuan-penemuan tersebut.

Telah diketahui bahwa salah satu komponen spesifik antrakuinon yaitu damnakantal yang secara in vitro memperlihatkan efek melawan proliferasi sel kanker pada tingkat gen. Penelitian telah menunjukkan bahwa satu komponen yang diisolasi dari buah mengkudu dapat mematikan sinyal dari sel tumor untuk berproliferasi. Seperti dilaporkan oleh Asahina et al. dalam Wang et al., 2002 dan Hokama (1993) bahwa ekstrak buah mengkudu pada berbagai konsentrasi dapat menghambat produksi tumor necrosis factor-alpha (TNF- (), yang merupakan promotor endogen tumor. Selanjutnya Hirazumi et al., 1994 melaporkan bahwa jus mengkudu dapat menekan pertumbuhan kanker Lewis Lung Carcinoma (LLC), yaitu nama sejenis kanker yang diinokulasikan ke dalam tikus percobaan melalui aktivitas sistem kekebalan tubuh inang.

Hirazumi et al., 1996 melaporkan bahwa jus buah mengkudu berfungsi sebagai imunomodulator yang mempunyai efek antikanker. Hal itu disebabkan jus mengkudu mengandung substansi kaya polisakarida yang menghambat pertumbuhan tumor. Kemungkinan jus mengkudu dapat menekan pertumbuhan tumor melalui aktivasi sistem kekebalan pada inang (Hirazumi dan Furuzawa 1999). Ekstrak buah mengkudu juga mengandung xeronin dan proxeronin yang berfungsi menormalkan fungsi sel yang rusak, sehingga daya tahan tubuh meningkat. Xeronin juga berperan mengaktifkan kelenjar tiroid dan timus yang berfungsi dalam kekebalan tubuh.

Hasil penelitian Wang et al., 2002 melaporkan bahwa, terjadi pembesaran kelenjar timus dengan berat 1,7 kali hewan kontrol pada hewan yang diperlakukan dengan jus mengkudu, pada hari ke-tujuh setelah meminum air yang mengandung 10% jus mengkudu. Timus merupakan organ penting dalam tubuh yang membentuk sel T, yang terlibat dalam proses fungsi imun dengan menstimulasi pertumbuhan thymus, dan selanjutnya mempengaruhi aktivitas antipenuaan dan anti kanker, dan melindungi tubuh dari penyakit degeneratif lainnya (Wang et al., 2002).

(Mahmudah adalah mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)