Perkembangan Teknologi Informasi pada Literasi Digital
--None--
Kamis, 28/07/2022, 06:44:34 WIB

PADA era globalisasi perkembangan teknologi informasi sebagai literasi digital masa kini merupakan suatu hal yang sangat berharga. Informasi yang akurat dan up to date sangat dibutuhkan oleh para praktisi dalam melaksanakan kegiatannya. Perkembangan teknologi informasi sebagai literasi digital ini sangatlah membantu untuk dapat menyediakan informasi. Hampir pada kehidupan sekarang berbagai informasi yang datang melalui beberapa media sosial, media sosial ini berkembang seiring berjalannya perkembangan teknologi informasi, hal ini tidak bisa dipungkiri bahwa pada masa sekarang berbagai teknologi sangat penting terutama pada anak muda sekarang.

Seperti yang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yaitu Nadiem Makarim katakan "Oleh karena itu, adaptasi dan adopsi teknologi serta literasi digital sudah menjadi keharusan yang perlu dikuasai oleh generasi masa sekarang, khususnya anak vokasi zaman now," ujarnya. 

Selain itu, literasi digital juga berperan mengefektifkan interaksi dan komunikasi selama proses pembelajaran.

Sebagai contoh, kemampuan dalam menggunakan fitur kamera dan mikrofon pada perangkatnya agar mampu hadir dan terhubung secara virtual. Kemampuan menggunakan perangkat lunak untuk menyajikan teks dan gambar pendukungnya (grafik, ilustrasi, dan sebagainya) berperan untuk mengoptimalkan kolaborasi dan komunikasi dalam pembelajaran, kemampuan literasi digital yang tinggi dapat memudahkan mengikuti setiap proses pembelajaran (yang menggunakan platform yang beragam).

Contohnya antara lain kemampuan menghubungkan perangkat ke jaringan internet yang memadai, hal tersebut menjadi kemampuan mendasar agar dapat berpartisipasi dalam pembelajaran secara efektif. Menurut Lee (2014) mendefinisikan literasi digital sebagai kemampuan memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai format (teks, gambar, audio, video, dan animasi) dan dari berbagai sumber yang tersaji melalui perangkat elektronik, sebagai format tulisan dan bacaan yang ada pada komputer.  

Sementara itu, banyak sekali aplikasi yang digunakan sebagai literasi digital seperti learning management system, video conference, Microsoft Teams. Sehingga pada era ini teknologi informasi sebagai literasi digital telah menjadi basis atau dasar kehidupan manusia karena berlimpahnya sumber informasi yang dapat diakses secara tidak terbatas. Pada umumnya bukanlah hal yang mudah dalam pengimplementasiannya akan tetapi hal ini harus dikembangkan dan didukung oleh beberapa perkembangan teknologi yang lainnya. Perkembangan teknologi informasi sebagai literasi digital sekarang ini sangat identik dengan perkembangan komputer.

Komputer merupakan alat bantu untuk berbagai aktifitas, bahkan sampai kehidupan rumah tangga. Dengan adanya komputer di berbagai aktifitas menyebabkan terjadinya banyak perubahan dan kemudahan, serta mengubah sesuatu yang manual menjadi digital. 

Pada bidang pendidikan komputer sangat di butuhkan terutama di perguruan tinggi, hampir semua perguruan tinggi menggunakan elemen komputer sebagai sarana informasi dan komunikasi untuk memudahkan pekerjaan. Dikalangan mahasiswa kebanyakan selalu berhadapan dengan komputer dalam mengerjakan tugas-tugas mereka baik untuk menyelesaikan makalah ataupun mencari data melalui internet. Hal tersebut menunjukan bahwa teknologi komputer sebagai salah satu bentuk dari teknologi informasi yang saat ini sedang berkembang memiliki nilai yang lebih pesat penggunaannya.

Menurut Shelly, dkk.(2011) komputer dapat menerima data, memanipulasi data berdasarkan aturan tertentu, menghasilkan keluaran dan menyimpan hasil untuk penggunaan di masa depan, perangkat komputer ini terdiri dari Hardware, Software dan Brainware. Ketiganya elemen tersebut saling berinteraksi dan dihubungkan dengan suatu perangkat masukan keluaran (input-output media), yang sesuai dengan fungsinya masing-masing. 

Seperti yang tertera dalam UUD 1945 Pasal 3 terkait manfaat adanya Teknologi Informasi yaitu “Asas manfaat berarti asas bagi pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik diupayakan untuk mendukung proses berinformasi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Selain itu, dibalik kepopulerannya era teknologi digital menyimpan berbagai potensi dan dampak negatif yang bisa merugikan manusia. Kemudahan segala pekerjaan dengan berbagai aplikasi dan teknologi, justru menjadikan seseorang semakin lebih sedikit bergerak, aktivitas fisik makin berkurang, dan lain sebagainya. Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat menjadi bumerang yang memberi dampak negatif bagi. Perkembangan teknologi termasuk juga pada jaringan komputer telah memicu para pengguna internet dan penyiaran digital. 

Ditambah perkembangan teknologi informasi terutama ponsel, yang tumbuh pesat menjadi peran besar pada literasi digital sebagai komunikasi, dan konektivitas online. Salah satu contohnya yaitu paperless dan e-book yang awalnya kertas biasa menjadi digital, selain itu juga terkait berkembangnya teknologi informasi pada saat ini dipicu oleh kehadiran internet yang telah mengubah segalanya. Mesin pencari (search engine) seperti macam google dan ensiklopedia online seperti wikipedia memudahkan seseorang mencari informasi apapun dalam waktu singkat. Selain itu perkembangan media sosial telah mengubah gaya hidup manusia saat ini. Pengguna media sosial senantiasa update dan berbagi informasi setiap saatnya dengan frekuensi tinggi.  

Media sosial dijadikan media alternatif untuk melihat perkembangan apa yang sedang hangat diperbincangkan, dan menjadi wahana interaksi pengguna satu dengan yang lain dalam menanggapi sebuah isu terkini.

(Naylu Syifa adalah mahasiswa Prodi Informatika Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)