Korelasi Antara Pendidikan dan Kemampuan Berbahasa Inggris di Tengah Era Globalisasi
--None--
Senin, 25/07/2022, 09:40:09 WIB

BAHASA dan pendidikan merupakan dua hal yang bertalian erat. Bahasa adalah alat utama pendidikan. Sebaliknya, pendidikan menyumbangkan sahamnya yang tidak ternilai untuk mengembangkan dan membina bahasa. Keduanya merupakan hal penting yang saling mengembangkan dan saling meningkatkan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Kita perlu menyampaikan pendidikan dengan bahasa yang sesuai dengan lingkungan atau tempat penyampaian pendidikan itu, yaitu bahasa pengantar dalam dunia pendidikan.

Fungsi bahasa yang utama adalah sebagai alat untuk berkomunikasi di dalam kehidupan manusia bermasyarakat. Selain memiliki fungsi utama, bahasa juga memiliki fungsi lain. Gorys Keraf menyatakan "Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang. Yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi social dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial”.

Bahasa juga erat kaitannya dengan pendidikan. Pendidikan adalah sebuah proses yang panjang dalam rangka meraih impian dan cita-cita serta merupakan sebuah wadah untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya untuk memiliki sikap dan akhlak yang baik dan mampu bersaing di dunia pekerjaan serta mampu untuk memajukan bangsanya dengan membawa nama baik bangsanya pada dunia.

Setiap sebuah tindakan, pasti ada suatu alasan. Hal itu juga terkait dengan pendidikan. Pendidikan juga mempunyai sebuah alasan mengapa ia didirikan dan dibutuhkan oleh setiap orang. Salah satu alasan umumnya adalah untuk menciptakan dan mencetak pribadi yang memiliki wawasan yang luas dan ilmu pengetahuan yang cukup untuk menghadapi perkembangan yang selalu terjadi di dunia.

Mempelajari bahasa ini bukan lagi menjadi satu kewajiban untuk mendapatkan nilai atau peringkat yang bagus di sekolah, namun juga sebagai pertahanan dalam menghadapi arus globalisasi yang kian menantang. Bahasa Inggris dapat membuka akses akan aset tanpa batas yang dibutuhkan oleh orang-orang di Indonesia. Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Dewasa ini, dengan kemudahan teknologi dan kompetisi yang semakin meningkat di sektor pendidikan komersil, seharusnya generasi penerus bangsa mempunyai banyak kesempatan untuk memperbaiki kualitas masing-masing.

Era globalisasi menuntut kita untuk menguasai bahasa Inggris baik secara lisan dan tulisan. Tuntutan tersebut membuat para orang tua berlomba-lomba memasukkan anak mereka ke sekolah yang bertaraf internasional ataupun nasional plus dimana media bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Bahasa Inggris telah menjadi bahasa Internasional yang digunakan hampir di segala bidang kehidupan global.

Bahasa Inggris juga telah menjadi bahasa dunia yang mendominasi era komunikasi untuk menghubungkan dan mentransfer ilmu ke seluruh dunia. Hal ini memberikan asumsi bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat modern sekarang ini karena penguasaan terhadap bahasa Inggris memudahkan seseorang untuk memperluas pergaulannya di dunia internasional.

Meskipun di Indonesia bahasa Inggris adalah bahasa asing, namun menempati posisi yang penting dalam keseharian masyarakat kita. Hai ini terlihat jelas dalam dunia pendidikan di Indonesia. Bahasa Inggris adalah salah satu pelajaran yang diajarkan kepada peserta didik mulai dari tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi. Pemerintah Indonesia mulai memperkenalkan bahasa Inggris sedini mungkin bagi peserta didik di Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui Kurikulum Pendidikan Dasar 1994.

Pemerataan baik sarana maupun sarana yang berfungsi sebagai pendukung dalam proses pembelajaran juga memiliki dampak yang berbeda, siswa-siswa atau pelajar yang mempelajari bahasa inggris didaerah peerkotaan memiliki kemampuan bahasa Inggris lebih baik dari siswa pinggiran. Hal itu dikarenakan adanya akses untuk terlibat aktif dalam berbahasa Inggris.Jadi bisa disimpulkan jika salah satu kunci untuk bisa menguasai bahasa Inggris dengan baik adalah dengan secara aktif terus memakai bahasa Inggris atau terlibat aktif dalam penggunaan bahasa Inggris (target language) seperti yang dilakukan kebanyakan siswa-siswa di perkotaan.

Suatu metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa asing sangat erat hubungannya dengan pengetahuan tentang Pedagogic, Phsikologhy, and linguistic. Dalam pengetahuan pedagogic menekankan pembentukan dan pengembangan akan kebiasaan dan kemampuan peserta didik. Sedangkan jika dilihat dari tataran psikologhy, rasa ketertarikan untuk mempelajari bahasa asing sangatlah dibutuhkan.

Guru harus mengetahui jika anak-anak tidak berbahasa Inggris di lingkungan mereka dan mereka belajar bahasa Inggris bukan hanya sebagai mata pelajaran wajib melainkan suatu kebutuhan untuk dipergunakan di masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Intinya, penciptaan kesadaran dalam diri siswa untuk mencintai bahasa Inggris akan menjadi kunci utama untuk menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris.sehingga masalah yang sangat sering dijumpai adalah perasaan gelisah, gugup, dan rasa takut salah. pembelajaran bahasa asing bukan hanya dengan pengembangan teory melainkan juga adanya penerapan dari teori yang telah didapatkan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran Bahasa.

Kemampuan berbahasa inggris berkaitan erat dengan persaingan ekonomi peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah kunci sukses menghadapi pasar bebas di era ini. Bahasa inggris menjadi alat komunikasi utama untuk dapat memenangkan persaingan global. Begitu juga dengan peran Bahasa Inggris dalam aspek teknologi dan ilmu pengetahuan bertujuan agar mampu menguasai bahasa asing dan ini tidak hanya berpengaruh di dunia kerja saja. Akan tetapi pada semua aspek kehidupan. Pada aspek teknologi, seperti kita ketahui dunia teknologi semakin canggih dengan kemunculan gadget-gadget mulai dari komputer, smartphone dan lainnya yang menggunakan bahasa inggris. Maka dari itu bahasa inggris adalah bahasa yang diterima secara universal. Penting bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensinya khususnya dalam bahasa inggris menjadi sangat krusial di era global yang didukung kemajuan teknologi ini.

(Destiana Wulansari adalah mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)