![]() |
|
|
PADA perkembangan teknologi yang sangat pesat seperti saat ini membawa kita menuju ke era modernisasi, sehingga hampir seluruh aspek kehidupan manusia yang sangat bergantung kepada teknologi, hali ini karena teknologi diciptakan untuk membantu dan mempermudah manusia dalam menyelesaikan suatu aktivitas/pekerjaan. Aktivitas yang padat terkadang membuat manusia melupakan hal-hal kecil yang seharusnya dilakukan, terkadang dapat mengakibatkan buruk.
Di era modern saat ini, penggunaan sistem pengontrolan semakin pesat, sistem kontrol pada umumnya membantu masyarakat untuk mempermudah pekerjaannya, dalam hal ini sistem kontrol yang digunakan yaitu adalah mikrokontroler yang dirangkai dengan sensor suara sebagai input untuk menjalankan perngkat-perangkat pendukung lainnya.
Lampu adalah perangkat yang dapat menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik (Arus listrik yang dimaksud ini berasal dari tenaga listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik terpusat (Centrally Generated Electric Power) seperti contohnya PLN dan Genset ataupun yang dihasilkan oleh Baterai dan Aki. Menurut Amin, Anugerah Noor (2021), lampu merupakan komponen penting dalam kehidupan sehari-hari, untuk saat ini cara menyalakan lampu masih manual, yang dimana masih menggunakan saklar atau stop kontak sehingga perlu untuk menjangkau pada saklar atau stok kontak untuk dapat menyalakan atau mematikannya.
Dengan kemajuan teknologi saat ini maka dibutuhkan sebuah efektifitas menyalakan dan mematikan lampu. Pada sistem pengontrol lampu ini, berdasarkan pusat pengontrol yang dalam sistem ini adalah smartphone berbasis android dengan memanfaatkan perintah suara melalui jaringan nirkabel bluetooth dan pengontrol melalui web. Teknologi mikrokontroler atau biasa disebut dengan arduino inilah yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer funsional dalam sebuah chip, yang didalamnya terkandung sebuah inti prsesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program), dan perlengkapan input output. Kelebihan sistem dari mikrokontroler yaitu sebagai penggerak pada mikrokontroler yang menggunakan bahasa pemograman assembly dengan mnegaju kepada kaidah digital dasar sehingga pengoperasian sistem menjadi lebih mudah sesuai dengan logika sistem (bahasa assembly). Ataupun mikrokontroler merupakan suatu kontroler yang digunakan untuk mengontrol suatu proses, salah satunya yaitu aplikasi dari mikrokontroler yaitu untuk memonitor rumah, Ketika listrik padam sehingga ada backup dari energi yang dinyalakan dengan sensor suara. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Amin, Anugerah Noor (2021), dengan berkaitan dengan mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer funsional dalam sebuah chip, yang didalamnya terkandung sebuah inti prsesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program), dan perlengkapan input output.
Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program did umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Kelebihan utama dari mikrokontroler ialah tersedianya RAM dan peralatan I/O pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi sangat ringkas. Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program di MCS51 ialah mikrokomputer CMOS 8 bit dengan 4 KB Flash PEROM (Programmable and Erasable Only Memory) yang dapat dihapus dan ditulisi sebanyak 1000 kali.
Mikrokontroler ini diproduksi dengan menggunakan teknologi high density non-volatile memory. Flash PEROM on-chip tersebut memungkinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem (in-system programming) atau dengan menggunakan programmer non-volatile memory konvensional. Kombinasi CPU 8 bit serba guna dan Flash PEROM, menjadikan mikrokontroler MCS51 menjadi mikrokomputer handal yang fleksibel.
Dalam hal ini, teknologi yang dapat diaplikasikan pada lampu rumah yaitu untuk dapat menyalakan atau mematikan lampu dengan bantuan suara sebagai input. Oleh karena itu, dibutuhkan alat yang dapat mengendalikan lampu secara otomatis yang bersifat terpadu menggunakan mikrokontroler sebagai pengendali. Lampu akan menyala ataupun mati jika diperintahkan melalui suara, pada sistem pengontrol ini terdapat Arduino Uno R3 sebagai pengontrol dari alat dan Node MCU (Mikrocontroller Unit) untuk menghubungkan sistem alat dan web.
Hal ini sejalan dengan penilitian yang dilakukan oleh Ardutect (2020) yang menyebutkan bahwa lampu akan menyala ataupun mati jika diperintahkan melalui suara, pada sistem pengontrol ini terdapat Arduino Uno R3 sebagai pengontrol dari alat dan Node MCU (Mikrocontroller Unit) untuk menghubungkan sistem alat dan web.
Menurut Amin, Anugerah Noor (2021), Konsep ini bermaksud agar para penghuni rumah tersebut dapat memiliki pengalaman yang nyaman, menyenangkan, efesiensi atas semua pekerjaan rumah tangga. Dalam beberapa konsep rumah seperti ini sangat membantu bagi orang tua dan orang yang memiliki keterbatasan dan tentunya meraka sulit untuk menjangkau tombol atau stop kontak, sehingga diharapkan dapat memberikan kualitas peningkatan hidup bagi orang-orang tersebut.
Dengan menerapkan teknologi Bluetooth voice (perintah suara melalui bluetooth), sistem ini dapat menghidupkan dan mematikan peralatan rumah tangga dengan bantuan microkontroler Arduino uno r3 sebagai pengendali dari alat tersebut, tentunya terkoneksi dengan Bluetooth voice dan juga bisa diakses melalui web. Diharapkan dengan dikembangkannya sistem tersebut akan dapat memberikan kualitas peningkat an hidup bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam fisik maupun dapat meningkatkan kenyamanan dalam kehidupan sehari-sehari.
Penelitian ini didasarkan pada penelitian-penelitian terkait yang sebelumnya pernah dilakukan. Beberapa penelitian terkait diantaranya penelitian oleh Muhammad Rofiq, M.Yusron dengan judul “Perancangan Sistem Kontrol Dan Monitoring Lampu Dengan Memanfaatkan Teknologi Bluetooth Pada Smarthphone Android” yang membahas tentang pengontrolan dan monitoring lampu dengan menggunakan bluetooth melalui smartphone android.
Dijelaskan bahwa pengontrolan dan monitoring hanya melalui bluetooth dari smartphone android dengan menggunakan tombol yang ada di aplikasi bluetooth tanpa menggunakan suara dan tidak bisa diakses melalui website. Maka dengan itu perlu pengembangan perancangan alat agar lebih modern. Dalam hal ini, teknologi yang dapat diaplikasikan pada lampu rumah yaitu untuk dapat menyalakan atau mematikan lampu dengan bantuan suara sebagai input.
Hal ini sejalan dengan penilitian yang dilakukan oleh Amin, Anugerah Noor (2021) yang menyatakan bahwa bahwa pengontrolan dan monitoring hanya melalui bluetooth dari smartphone android dengan menggunakan tombol yang ada di aplikasi bluetooth tanpa menggunakan suara dan tidak bisa diakses melalui website. Maka dengan itu perlu pengembangan perancangan alat agar lebih modern.
Berdasarkan pernyataan diatas adalah bahwa Pemanfaatan Kendali Lampu dengan Sensor Suara Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno sangat lah berguna pada era modern saat ini, karena kemajuan teknologi sangat dibutuhkan alat yang dapat mengedalikan lampu secara otomatis yang menggunakan mikrokontroler sebagai pengendali dengan sensor suara, sehingga dapat mengontrol dengan mudah apabila ingin mematikan lampu dan menghidupkan lampu dengan kendali sensor suara berbasis mikrokontroler.
(Yoga Hadist Bahtiar adalah mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)