Ganjar : Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng Harus Dikuatkan
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 21/07/2022, 21:20:04 WIB

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meresmikan Rumah Anak SIGAP di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan, program 5 Eng, (Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng) harus dikuatkan. Upaya itu perlu dilakukan guna menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta stunting.

"Kepala desa dan bidan desa juga wajib tahu berapa jumlah ibu hamil dan berapa jumlah ibu hamil yang beresiko yang ada diwilayahnya," ujar Ganjar Pranowo saat meresmikan Rumah Anak SIGAP di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Kamis 21 Juli 2022.

Program 5eNG, kata Ganjar, terbukti sangat ampuh menurunkan AKI dan AKB serta Stunting di Jawa Tengah. Dengan 5eNG kondisi Ibu Hamil akan terpantau dalam 4 Fase (fase sebelum hamil, fase hamil, fase persalinan, dan fase Nifas).

Dengan demikian, ibu hamil dengan risiko tinggi menjadi salah satu prioritas pengamatan petugas kesehatan yang kondisi kesehatan dan konsumsi gizinya akan terus dipantau selama masa kehamilan sampai dengan setelah kelahiran.

"Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng bisa dipakai untuk mendeteksi berapa orang hamil, berapa yang bermasalah, sehingga bisa mendapatkan perlakuan khusus kepada ibu hamil," terang Ganjar.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik adanya Rumah Anak SIGAP dan berharap keberadaanya akan memberikan manfaat bagi Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat Brebes, khususnya AKI, AKB dan Stunting.

Sementara itu, Dewan Pembina Tanoto Fundation Anderson menyampaikan, Rumah Anak SIGAP adalah salah satu wujud dari kemitraan antara Tanoto Foundation dengan Pemerintah Kabupaten dalam menerapkan program Siapkan Generasi Anak Berprestasi (SIGAP).

Dengan tujuan untuk memastikan anak usia dini bertumbuh kembang sesuai dengan usia mereka, bebas dari malnutrisi dan stunting dan mempersiapkan anak-anak untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar.

Kata Anderson di Jateng, Rumah Anak SIGAP akan dibangun di empat wilayah yaitu Brebes, Banyumas, Tegal dan Semarang.

"Untuk itu, kami berharapn dengan 4 rumah anak SIGAP ini, dapat membantu menurunkan Angka Stunting di Jawa Tengah," tandasnya.