Rumahnya Yang Reot Nyaris Roboh Direhab, Seorang Janda Tak Kuasa Tahan Tangis
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Sabtu, 14/05/2022, 22:02:48 WIB

Paramitha Widya Kusuma memeluk penerima bantuan rehab rumah tak layak huni. (Foto : Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Anggota DPR RI Paramitha menyerahkan bantuan rehab rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR di Kecamatan Ketanggungan, Sabtu 14 Mei 2022.

Dalam kesempatan itu, politisi muda cantik dari Fraksi PDI P ini menyambangi kediaman Untung Slamet untuk melihat langsung kondisi rumah saat ini usai direhab.

Meningat, sebelumnya warga RT 05 RW 03 Desa Dukuhturi Kecamatan, Ketanggungan Kabupaten Brebes, yang merupakan seorang janda yang tinggal di gubug reyot bersama dua anaknya yakni Nur Oktaviani Sari (18) dan Muhammad Rizki (10) ini, nyaris roboh.

Untung Slamet sempat menangis haru saat memeluk Paramitha, karena berkat bantuan yang dilakukan keluarga miskin ini, rumah yang ditempati sudha tidak lagi bocor karena atapnya yang bolobg saat turun hujan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih, karena berkat mba Mitha rumah saya sudah bagus. Atap sudah tidak bolong-bolong dan tidak bocor lagi saat hujan. Bahkan, lantai rumah yang dulu tanah dan hanya berukuran 5×6 meter persegi serta merupakan warisan rumah orang tua saya ini, sekarang sudah lantai semen,” ujarnya.

Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma mengatakan, sebanyak 1.300 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Brebes, menerima bantuan rehab, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di tahun 2022.

“Termasuk rumah milik Ibu Untung yang saat ini sudah layak untuk ditempati,” ujar Paramitha.

Menurutnya, bantuan BSPS tahun 2022 total senilai Rp 26 miliar, berasal dari aspirasinya selaku anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX.

Dia menuturkan, di tahun 2020 lalu, ia juga mengucurkan aspirasinya bagi rehab sebanyak 50 RTLH di Brebes. Kemudian, di tahun 2021 juga disalurkan bantuan rehab bagi 200 RTLH.

“Alhamdulillah untuk tahun ini meningkat mencapai 1300 RTLH. Doakan saja semoga bermanfaat dikarenakan Kabupaten Brebes banyak warganya yang masih menempati rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Dalam program BSPS tahun ini, sasarannya 1.300 RTLH, yang tersebar pada 28 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Brebes. Untuk Kecamatan Larangan, Ketanggungan, Banjarharjo, Tanjung, Losari, Bulakamba, Songgom, Brebes dan Wanasari.

Penyaluran program BSPS itu terbagi dalam tiga tahap hingga akhir tahun nanti. Untuk penyaluran kali ini masuk dalam tahap pertama dengan sasaran sebanyak 974 RTLH. Sedangkan sisanya, disalurkan pada tahap dua dan tiga.

“Setiap warga penerima manfaat BSPS ini mendapatkan bantuan Rp 20 juta, yang berupa material dan biaya untuk tukang. Nilai bantuan itu memang dinilai kurang, sehingga sesuai nama programnya kami berharap dari para penerima ini tumbuh swadaya,” pungkasnya.