Ketersedian Gas Elpigi 3 Kg di Brebes Aman. Lapor Jika Harga Melebihi HET
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Rabu, 27/04/2022, 04:30:07 WIB

Foto : Dokumen

PanturaNews (Brebes) - Ketersediaan gas elpiji ukuran 3 kg atau gas melon bersubsidi menjelang Lebaran tahun ini di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dipastikan aman.

Demikian disampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Kepala Bagian Perekonomian Sekertariat Daerah (Setda), Farikha, Rabu 27 April 2022.

Meski demikian, untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan gas melon saat Lebaran nanti, Pemkab Brebes meminta tambahan kuota sebanyak delapan persen dari pasokan normal bulanan.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Pertamina meminta tambahan kuota sebanyak delapan persen dari rata-rata pasokan normal sebanyak 1,4 juta tabung gas elpiji ukuran 3kg.

"Kami minta tambahan delapan persen atau 112.000 tabung atau setara lebih dari dua kali alokasi harian sebanyak 46.7000 tabung. Ini untuk mengantisipasi tingginya permintaan saat Lebaran," ungkapnya.

Menurut Farikha, pihaknya juga menyiapkan SPBU/SPBE kantong untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman gas elpiji bersubsidi maupun BBM, akibat dampak kemacetan arus lalu lintas saat mudik Lebaran. Termasuk juga menyiapkan agen/pangkalan gas elpiji siaga untuk pendistribusian setiap saat.

Tingginya permintaan gas melon, kata Farikha, juga akan berpengaruh pada harga jual di tingkat pengecer. Namun, pihaknya sudah mewanti-wanti agar agen/pangkalan dan pengecer tidak bermain dengan harga penjualan gas elpiji 3 kg.

"Adapun untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg yang tercantum dalam SK Gubernur 541/15/2015. Yakni, HET di tingkat agen Rp15.500 per tabung. Di tingkat pangkalan paling tinggi Rp16.000 per tabung. Sedangkan di tingkat pengecer Rp18.000 per tabung. Kami minta jika ada yang menjual melebihi HET SK Gubernur maka laporkan ke kami," tegasnya.