![]() |
|
|
“Harapan kami ada semangat baru dalam mendidik, dan mampu meningkatkan IPM Brebes,”
PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, melalui Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti melantik 509 Kepala Sekolah (Kasek) dari mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK), SD hingga SMP, di Pendopo setempat, Kamis 14 April 2022.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 264 Kasek di antaranya dilantik setelah dimutasi ke tempat tugas yang baru. Sedangkan sebanyak 237 Kasek lainnya, merupakan guru yang mendapat promosi sebagai Kepala Sekolah.

Bahkan, banyaknya jumlah kepala sekolah membuat proses pelantikan dibagi dua gelombang secara bergantian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Djoko Gunawan menjelaskan, mutasi, rotasi dan promosi jabatan di jajaran kepala sekolah sudah cukup lama tidak dilaksanakan.
Hal itu mengingat, ada perubahan peraturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yakni Permendikbud Nomor 40 tahun 2021.
Di mana Peraturan tersebut, baru turun pada Desember tahun 2021, sehingga pihaknya baru bisa melaksanakan mutasi, rotasi dan promosi untuk mengisi kekosongan jabatan Kasek.

"Ada sekitar 200 lebih jabatan Kasek yang kosong ini, sehingga kami laksanakan mutasi, rotasi dan promosi untuk mengisi kekosongan ini,” terangnya.
Sesuai harapan Bupati, lanjut dia, dengan diisinya jabatan kasek yang kosong dapat menciptakan semangat yang baru untuk mendidik anak-anak di Brebes. Termasuk, dalam upaya meningkatkan IPM Brebes.
“Harapan kami, ada semangat baru dalam mendidik, dan mampu meningkatkan IPM Brebes,” tandasnya.
Kepala Dindikpora Kabupaten Brebes, Caridah mengatakan, bagi para kasek yang baru dilantik diharapkan dapat menunjukan kinerja yang baik, meningkatkan sinergitas dengan Dindikpora dan meningkatkan kualitas pendidikan di Brebes.
“Ini harapan saya sebagai Kadindikpora baru, supaya kinerja para Kasek ini akan dinilai melalui pengawas. Sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Brebes semakin baik,” pungkasnya.
Adapun, total kepala sekolah yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni sebanyak 509 orang yang terdiri dari 3 orang jabatan Kepala Sekolah TK mendapatkan promosi.
Sementara untuk SD dari 450 orang, 241 mutasi dan 201 mendapatkan promosi. Sedangkan untuk SMP ada 56 orang, di antaranya sebanyak 23 orang mutasi dan 33 lainnya promosi.