Jorok. Tumpukan Sampah Bau Berserakan di Pinggir Jalan Dibiarkan
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 24/03/2022, 20:43:18 WIB

Tumpukan sampah yang menggunung dan menyebarkan bau tak sedap dikeluhkan warga yang melintasi jalan. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Tumpukan sampah berserakan diberbagai titik yang ada di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sepertinya terus terjadi. Ironisnya, sudah jelas selain menimbulkan bau tak sedap dan sangat jorok tapi dibiarkan.

Terlebih dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang timbul. Namun, justru pemandangan kotor itu, sepertinya kerap dibiarkan berlarut-larut untuk menyelesaikannya.

Bahkan, rasa akan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan yang sehat dianggap tidak begitu penting bagi masyarakat. Kendati, sampah yang berserakan diberbagai titik dan lokasinya agak jauh dari pemukiman warga.

Salah satunya yang ada di ruas jalan provinsi Jateng, tepatnya di Desa Cigedog, Kecamatan Kersana. Di mana, terdapat tumpukan sampah yang menggunung hingga dikeluhkan oleh warga yang melintasi jalan tersebut, lantaran menimbulkan bau tak sedap.

Salah seorang pengguna jalan Agus (27) mengaku sering mencium bau tidak sedap saat melintasi ruas jalan tersebut. Di tambah, saat musim penghujan seperti ini tumpukan sampah tersebut sering mengeluarkan cairan yang bau tak sedap yang turun ke jalan.

"Baunya kurang enak sering tercium saat melintas di situ. Jadi, saya berharap pemerintah bisa segera mengangkutnya," ujarnya, Kamis 24 Maret 2022.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Cigedog, Anang Sugandi mengatakan, pihaknya mengaku sudah melaporkan terkait keberadaan tumpukan sampah yang dikeluhkan oleh masyarakat di desanya. Bahkan, pihaknya juga telah berupaya agar tumpukan sampah tersebut tidak merembet ke lahan lainnya.

"Kami Pemerintah Desa sudah melaporkan terkait tumpukan sampah ini ke kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup. Namun, sampai saat ini tumpukan sampah masih banyak," ujarnya, Kamis 24 Maret 2022,

Menurutnya, tumpukan sampah tersebut, tidak hanya berasal dari warga Desa Cigedog, Kecamatan Kersana saja. Melainkan, sampah tersebut berasal dari beberapa desa, baik itu dari wilayah Kecamatan Tanjung mapun lainnya.

"Jadi tidak hanya berasal dari Desa Cigedog saja, sampah ini juga berasal dari wilayah desa lain yang buang sampah di sini," ucapnya.

Pihaknya berharap pemerintah bisa segera mengangkut tumpukan sampah yang berserakan dan menimbulkan bau tak sedap tersebut.

"Atau juga pemerintah bisa meratakan tempat tersebut, sehingga tidak ada lagi tumpukan sampah di wilayah itu," pungkasnya.