![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Desa (Pemdes) Kutamendala Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memfasilitasi rumah kontrakan bagi para korban bencana alam banjir bandang di desa tersebut. Pemdes mendanai biaya kontrakan untuk tempat mengungai sementara selama tiga bulan ke depan.
Kepala Desa Kutamendala, Fathuri mengatakan, Pemdes telah mengontrak 12 rumah warga untuk tempat mengungsi bagi korban banjir bandang Sungai Prupuk.

"Pemdes memfasilitasi pengungsi membiayai kontrakan rumah untuk 12 kepala keluarga," katanya kepada PanturaNews, Kamis 14 Maret 2021.
Menurutnya, Pemdes telah mengalokasikan dana untuk biaya kontrak selam tiga bulan. Selain itu Pemdes juga menyuplai kebutuhan logistik bagi korban bencana.
"Sementara kebutuhan logistik disuplai dari desa," ujar Fathuri.
Dikatakan, kebutuhan logistik untuk korban bencana masih tercukupi untuk satu bulan ke depan. Logistik tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten, beberapa lembaga, organisaai dan juga masyarakat yang peduli.

"Bantuan logistik dari bantuan masyarakat, pemerintah juga lainnya," ucap Fathuri.
Seperti diketahui, bemcana banjir bandang akibat luapan Sungai Prupuk merusak tujuh rumah warga di Desa Kutamendala, pada Rabu 16 Maret 2022 sekira pukul 16.00 WIB. Akibatnya 11 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.
Banjir luapan air sungai itu mengakibatkan tujuh rumah rusak berat dan lima rumah rusak ringan dan sejumlah lainnya terendam banjir. Penghuni rumah yang berjumlah 12 KK terpaksa mengungsi.
Selain merusak dan merendam rumah warga, banjir bandang juga memutuskan jalan penghubung antar perdukuhan. Jalan tersebut juga mengalami kerusakan sepanjang 250 meter.