![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Pengurus Ranting (PR) Muslimat dan PR Fatayat NU Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, menggelar pengajian akbar, Rabu 23 Maret 2022. Pengajian yang sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan ini menghadirkan penceramah Hj Iiza Azizah Lc dari Kerawang.
Pengajian dihadiri sejumlah tokoh masyarat dan warga setempat. Pengajian berlangsung meriah dan hikmat ini digelar di halaman Gedung NU Desa Kalijurang.
Hj Iiza Azizah dalam ceramahnya mengajak warga yang hadir untuk selalu meningkatkan kualitas iman dan takwanya kepada Allah SWT. Kualitas tersebut diwujudkan dalam bentuk ketaatan kepada Allah, seperti menjalankan ibadah sholat lima waktu yang merupakan perintah Allah yang diterima Nabi SAW saat peristiwa Isra' Mi'raj.
"Perintah sholat lima waktu itu diterima saat peristiwa Isra' Mi'raj," katanya.

Lebih lanjut, mubalighoh dari pesantren Al-Falah Kerawang ini mengingatkan, selain dilaksanakan sebagai kewajiban, sholat juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Yakni dapat mencegah perbuatan buruk dan munkar.
Sholatnya harus baik, perilakunya, akhlaknya juga baik, tidak hasad atau iri dan dengki. Sebaliknya selalu membangun kebersamaan dan kerukunan antar sesama.
"Jangan lupa pula untuk selalu berbuat baik kepada kedua orang tua, terutama kepada ibu," katanya.
Peserta pengajian nampak antusias dan penceramah juga sangat komunikatif dalam menyampaikan pesan-pesan dakwahnya. Bahkan Iiza Azizah juga mengajak beberapa peserta pengajian yang kebanyakan perempuan iti naik ke atas panggung untuk dialog. Pengajian yang dimulai sejak pagi ini berakhir menjelang waktu dzuhur.

Kepala Desa Kalijurang, H Edy Riyanto SE yang hadir dan memberi samburan pada acara itu mengatakan, pengajian merupakan acara rutin setiap hari besar Islam. Melalui kegiatan pengajian diharapkan kualitas mental dan spiritual masyaraka menjadi lebih baik.
"Keberhasilan pembangunan di desa sangat bergantung pula pada kualitas mental warga," katanya.
Dikatakan, melalui kegiatan pengajian pembangunan di desa akan lebih baik dan maju. Pembangunan tidak hanya fisik saja tapi juga harus disertai pembangunan mental atau rohaninya.
"Kemajuan pembangunan bukan hanya fisik saja, tapi mental masyarakat juga harua baik dan maju, tanpa kemajuan mental atau rohani kemajuan pembangunantidak ada artinya," kata Edy.