![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kejadian pembunuhan oleh ibu kandung terhadap anaknya di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, membuat anggota DPRD Brebes Fraksi PDI Perjuangan Hj Tri Murdiningsih, S.Psi, M. Psi, Psikolog prihatin dan benar-benar membuat hati tertohok.
"Entah karena kerasukan setan dari mana, ibu muda itu tega melukai tubuh buah hatinya tanpa ada tujuan yang jelas. Benarkah ibu kandung korban mengalami gangguan jiwa hingga tega berbuat sadis membunuh anaknya sendiri," katanya saat menengok korban di RSUP Prof Margono Purwokerto, Minggu 20 Maret 2022.
Menurutnya, apa yang menjadi faktor penyebab pasti seorang ibu tega membunuh dan menyayat dengan pisau anak kandungnya sendiri, tentu harus dikaji secara lebih mendalam.
"Semarah apa pun para orangtua kepada anak-anaknya, biasanya yang mereka lakukan adalah membentak, memarahi anaknya, atau maksimal memukul, tapi ini malah membunuhnya," kata Tri.
Dikatakan, untuk memastikan apakah tindakan pelaku sekadar ekspresi dari kejengkelan seorang ibu, ataukah karena sebab yang lain, tentu harus dikaji benar latar belakang kehidupan sehari-hari pelaku selama ini.
"Ini harus benar-benar dikaji penyebabnya, latar belakang kehidupannya dan kesehariannya perlu diteliti," katanya.
Kondisi korban saat ini sudah membaik, sudah dapat berkomunikasi dan masih dalam pengawasan insentif dokter di ruang IGD.
"Insya Allah bisa kembali sehat dan saya secara pribadi mohon doa restu agar kedua anak bisa diberikan kesehatan serta kekuatan mental pasca-trauma," ucap Tri yang anggota DPRD dari Kecamatan Pagingan ini.
Lebih lanjut, Tri meminta kepada Bupati Brebes, agar Pemeri tah Kabupaten (Pemkab) untuk menanggung seluruh biaya perawatan kedua anak tersebut sampai sehat kembali. Selain itu juga agar segera membentuk team kecil untuk terlibat aktif dalam pemulihan mental pasca-trauma.
"Ke depan anak-anak tersebut perlu pendampingan, agar dapat pulih dari trauma dan masa depannya juga harus terjamin," tandas Tri.