![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KONI Kabupaten Brebes, Jawa Tengah zoom meting bersama KONI Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar).
Zoom meting yang dilaksanakan pada Sabtu 19 Februari kemarin di ruang rapat Dinas Komunikasi Informasi dan Teknologi (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes ini, yakni bertajuk "Silaturahmi dan Sinergi KONI Kabupaten Brebes dan KONI Kayong Utara.
Zoom meting yang di siarkan secara live streaming dari Humas TV dari Dinkominfotik Kabupaten Brebes, dari KONI Kabupaten Brebes, yaitu Wakil Ketua 1, Aji Dwi Yulianto, Sekretaris Umum, Trie Budi Hermanto, Wakil Sekretaris, Edi Suwarko, dan Ketua Bidang Organisasi, Ganis Faruqi Akbar serta Pengurus Cabor Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Brebes, Ali Mudin, dan Boy Tanto (mantan pentinju profesional).
Sedangkan KONI Kabupaten Kayong Utara, di hadiri langsung Ketua Umum yaitu Daud Yordan yang merupakan petinju dunia, di dampingi Sekretarisnya beserta sejumlah jajaran pengurusnya. Nampak juga sebagai pembawa acara, Yan Tantowi, serta Kasi Humas Komunikasi Publik, Wasdiun dari Dinkominfotik Kabupaten Brebes.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pertina Kabupaten Brebes, Ali Mudin di dampingi pelatih Pertina setempat, Boy Tanto yang merupakan mantan petinju profesional asal Kabupaten Brebes sempat bertanya kepada Daud Yordan.
Di mana, Daud Yordan akan mempertahankan gelar juara tinju WBC Asian Boxing Council Silver divisi ringan super (63,5kg) melawan Hwang Kil Kim asal Korea Selatan di World Siam Stadium, Bangkapi, Bangkok, Thailand, pada 4 Maret 2022 mendatang.
Dalam momen zoom meting itu, Ali Mudin, minta strategi atau langkah apa yang dilakukan agar Pertina Kabupaten Brebes bisa mencetak atlet-atlet tinju yang handal.
Mengingat, dalam cabang olahraga (cabor) yang saat ini tengah di embannya, memiliki keterbatasan pelatih dan sasana atau tempat latihan, termasuk atlet yang berlatih serta keterbatasan anggaran yang di alokasikan oleh Pemerintah setempat.
"Untuk itu, sekiranya Mas Daud Yordan yang merupakan sebagai atlet petinju dunia bisa memberikan pencerahan kepada cabor kami (Pertina) agar bisa mencetak atlet tinju yang handal dan berprestasi," ujar Ali.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Daud Yordan, menyampaikan, bahwa kunci untuk bisa menjadi seorang atlet yang handal dan bisa meraih prestasi yang membanggakan adalah hanya dengan modal motivasi dan semangat yang tinggi serta konsisten dalam berlatih.
"Jadi, kuncinya ya itu, dengan modal motivasi dan semangat yang tinggi serta konsisten dalam berlatih," jawab Daud Yordan.