![]() |
|
|
TATA krama adalah sopan santun atau basa basi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dilansir dari The British School Of Ettiquette, tata krama atau sopan santun yaitu pedoman perilaku umum dalam hubungan antara manusia.
Seperti menghormati orang yang lebih tua dan tidak menyela ketika seseorang berbicara. Sedangkan Soehardi dalam buku Humaniora (1997) menyebutkan definisi tata krama ialah perilaku normative dalam pergaulan sosial (interaksi antar individu dalam masyarakat) yang mencita-citakan keteraturan dan ketertiban masyarakat.
Namun pada kenyataannya, anak zaman sekarang atau yang lebih dikenal dengan anak generasi milenial sudah tidak hilang akan tata kramanya. Entah memang melupakan ajaran tata krama atau bahkan tidak pernah diajarkan tata krama sama sekali.
Hal inilah yang membuat hati siapa pun hancur, melihat semakin canggihnya peradaban sekarang. Akan tetapi semakin bobroknya moral manusia, karena sudah kehilangan tata krama atau sopan santun. Padahal pada hakekatny tata krama memiliki manfaat yang luar biasa bagi kehidupan.
Tata krama dalam kehidupan sosial adalah menunjukkan kepribadian yang baik dan menghargai orang lain sehingga seseorang lebih mudah diterima dalam lingkungan sosial. Tata krama juga akan membuat seseorang di hargai, membuat orang lain segan untuk bertindak sopan, membuat orang lain merasa nyaman, sehingga memudahkan terjalinnya hubngan baik dengan orang lain. Selain itu, tata krama juga membantu menciptakan ketertiban, keselarasan, kerukunan, keamanan, kedamaian, serta rasa tentram dalam kehidupan bermasyarakat.
Untuk mendapatkan manfaat itu semua, perlunya anak diajarkan tentang tata krama sejak dini. Dengan tujuan, anak akan terbiasa dan bisa memahami lebih cepat terkait apa yang sedang ia pelajari. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diajarkan pada anak sejak dini. Yang pertama Mengatakan “tolong, maaf, permisi, dan terima kasih”. Ucapan seperti inilah yang jarang sekali di ucapkan oleh orang dewasa maupun anak anak di zaman sekarang.
Ketika mereka memerlukan bantua atau mendapatkan bantuan. Yang kedua Tidak memotong percakapan orang lain. Banyak sekali orang di zaman sekarang yang tidak menghormati orang yang sedang berbicara, mereka seenaknya memotong pembicaraan orang tanpa menunggu orang yang sedang berbicara menyelesaikan pembicaraannya.
Hal ini lah yang sangat dapat dirasakan dengan semakin hilanynya tata krama. Yang ketiga Mengetuk pintu sebelum masuk. Ketika hendak memasuki rumah atau ruangan sebaiknya kita mengetuk pintu terlebih dahulu. Dengan tujuan orang yang berdada di dalam ruangan mengetahui bahwasanya ada orang yang dating. Dan hal ini lebih sopan, dari pada langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Yang keempat Menutup mulut saat bersin dan batuk.
Di kondisi saat ini, dengan merebaknya wabah covid 19. Ternyata tata krama menutup mulut saat bersin dan batuk sangat diakui kemanfaatanya. Karena dengan perilaku tersebut secara tidak langsung dapat mencegah penularan virus yang sangat berbahaya. Dengan demikian kita juga sudah mejaga diri kita dan menjaga orangg lain. Yang kelima Tidak mengejek atau mengolok-ngolok orang lain. Mengejek atau mengolok-ngolok orang lain sering di kenal dengan bulliying.
Buliying sendiri sering dilakukan di sekolah dan memiliki dampak negative yang sangat luar biasa bagi korban buli tersebut. Hal ini lah yang perlu diajarkan kepada anak-anak sejak dini, supaya tidak mengejek atau mengolok- ngolok dan mau menerima perbedaan yang ada pada sekitar kita. Yang ke enam Bersikap hormat pada orang yang lebih tua.
Bersikap hormat buka kita memberikan sikap hormat kepada orang yang lebih tua setiap saat. Akan tetapi dengan menghormati mereka dengan cara tidak membentak orang yang lebih tua, menggunakan Bahasa yang sopan saat berbicara dengan orang yang lebih tua dan tidak meninggikan suaranya saat berbicara dengan orang yang lebih tua. Hal inilah yang harus diajarkan sejak dini, kalua tidak maka banyak anak yang seenaknya terhadap orang tua.
Tanpa mengetahui hal itu sopan atau tidak. Yang ketujuh Mau menawarkan bantuan. Hal menawarkan bantuan dengan suka rela dizaman sekarang sudah jarang ditemukan. Banyak orang yang beranggapan atau memiliki prinsip lo ya lo, gue ya gue. Nah prinsip seperti inilah yang salah. Karena kehidupan di dunia ini pasti memerlukan bantuan orang lain, entah kapan itu waktunya.
Oleh karena itu, kita harus peka terhadap kondisi sekitar serta berani menawarkan batuan pada orang yang membutuhkan bantuan. Dan mulai mengajarkan hal tersebut kepada anak anak dizaman sekarang. Yang ke delapan Mengajari anak untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini sangat perlu karena dengan kita menjaga kebersihan alam, maka alam akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi kita sekarang dan kemudian hari. Yang kesembilan Mengajari anak untuk meminta izin terlebih dahulu jika ingin meminjam milik orang lain.
Hal meminta izin inilah yang sudah dilupakan oleh banyak orang dan memberikan dampak saling berperang atau saling tuduh dengan dalih pencurian milik orang. Oleh karena itu, kita perlu untuk memberikan pelajaran kepada anak anak bahwasanya meminta izin terlebih dahulu Ketika hendak memakai barang milik orang lain.
Hal hal itulah yang perlu diajarkan kepada anak sejak dini, dengan harapan tata krama atau sopan santun pada anak tetapp ada dan tidak hilang. Karena dengan adanya tata krama akan munculnya suasana harmonis dan terjadinya konflik dalam masyarakat juga dapat di minimalisasi.
