![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Sangat disayangkan, masih terdapat pihak-pihak yang gemar membenturkan Islam atau orang Islam dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal tersebut disampaikannya Anggota MPR RI, Dr. H. Abdul Fikri Faqih pada Sosialisasi Empat Pilar di Kota Tegal dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh muda dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes, Selasa 23 November 2021.
Pada kesempatan itu, Fikri menyampaikan sejumlah hal untuk mengingatkan peserta yang hadir. Fikri menyebutkan, tokoh-tokoh Islam itu punya peran. Mereka turut andil dalam perjuangan kemerdekaan. Mereka terlibat, bahkan sejak awal, bukan sebagai pelengkap yang datang belakangan.

“Pancasila dan NKRI adalah warisan perjuangan jihad, juga ijtihad para cendekiawan muslim bersama para tokoh bangsa lainnya,” ujar Politisi PKS dari Dapil Jawa Tengah IX ini.
Fikri mengatakan, beberapa nama yang turut berperan pada perjuangan kemerdekaan seperti Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, Kahar Muzakkir terlibat dalam BPUPKI, berperan dalam mempersiapkan kemerdekaan.

Dikisahkan Fikri tentang sejarah persiapan kemerdekaan yang sempat ada perdebatan mengenai syariat Islam. Pada saat itu, perwakilan Indonesia Timur tidak menghendaki hal tersebut, dan kemudian ditanggapi dengan legowo hingga saat ini kita memiliki Pancasila. Peristiwa tersebut adalah salah satu bentuk contoh toleransi dari para pendahulu.
“Tantangan ke depan akan sangat besar, sehingga perlu terus disegarkan pemahaman tentang Pancasila. Karena BerPancasila adalah mewujudkan cita-cita merdeka, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Fikri.