![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Tiada hari tanpa kreasi dan inovasi, di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sakila Kerti, yang dikelola Dr Yusqon tokoh literasi Kota Tegal, Jawa Tengah. Setelah bayar sekolah dengan sampah, kini anak-anak PAUD diajak makan telur itik dan minum susu gratis, bareng istri Wali Kota Tegal, dr Roro Kusnabilla Erfa, di Sekolah Alam Laut Pantai Alam Indah (PAI), Jumat 19 November 2021.
Rasa senang dan gembira terpancar dari wajah-wajah mungil dan imut, saat diajak makan telur itik dan minum susu gratis, di PAUD Sekolah Alam Laut Sakila Kerti, yang mayoritas warga pesisir dan pedagang dan asongan di obyek wisata PAI, Kota Tegal, Jawa Tengah. Acara dihadiri istri Wali Kota Tegal dr Roro Kusnabilla Erfa, istri Wakil Wali Kota Dyah Probondari dan Ratna Edy Suripno (istri anggota DPRD Kota Tegal) yang turut menyuapi anak-anak makan telur itik.
Bunda Baca Kota Tegal yang juga istri Waii Kota Tegal dr Roro Kusnabilla Erfa Dedy Yon Supriyono mengatakan, dengan makan telur itik dan minum susu bisa mengurangi stunting (gizi buruk) kepada anak usia dini. Untuk perlu disosialisasikan pentingnya makan telur itik dan minum susu. Karena hidup sehat itu bukan berarti makan daging dan makanan yang mahal.
“Dengan makan tempe, sayur-sayuran dan makan ikan itu juga termasuk menu sehat dan bisa mencegah terjadinyaa stunting,” kata dr Roro.

Lebih lanjut kata dr Roro, paradigm orang tua dulu makan sehat itu harus makan daging dan makanan yang enak itu salah. Dengan makan sayur, tempe, tahu, ikan dan makan telur itu sudah termasuk makanan sehat.
“Kedepan akan kami sosialisasi-sosialisasikan yang lainnya,” pungkasnya.
Pengelola Pusat Kegiatan Belajar dan Mengajar (PKBM) Sekolah Alam Laut Sakila Kerti Dr Yusqon mengatakan, awal tergerak untuk mengajak siswa makan telur itik, setelah salah satu siswa Sekolah Terminal Sakila Kerti, tidak berangkat. Ketika didatangi di rumah ternyata sedang membantu orang tua membuat telur asin itik. Akhirnya ia pesan telur asin itik, untuk dimakan bersama dengan siswa-siswa di Sekolah Terminal.
“Sebanyak 50 butir dimakan bersama di Sekolah Terminal dan 110 butir dimakan bersama dengan anak-anak di Sekolah Alam Laut ini,” kata Dr Yusqon.
Lebih lanjut kata Yusqon, ternyata Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, sudah terlebih dahulu mensosialisasikan makan telur itik dan minum susu agar anak sehat dan terhindar dari stunting.
“Karena anak adalah investasi bangsa, maka harus sehat,” tegas Yusqon.
Menurut Yusqon, program makan telur itik dan minum susu akan menjadi program bulanan di Saklla Kerti. Sekalian ikut mensukseskan program pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa.
“Insya Allah program makan telur itik dan minum susu, menjadi agenda bulanan Sakila Kerti. Harapannya, agar siswa Sakila Kerti semunya sehat tidak ada yang stunting atau terken gizi buruk,” pungkasnya .