![]() |
|
|
PERNAH dengar perkataan ‘pengalaman adalah guru terbaik seseorang?’ peribahasa itu memang benar adanya. dengan pengalaman kita bisa merasakan berbagai rasa di kehidupan entah itu berupa pengalaman sedih, menyenangkan, bahagia bahkan patah hati di tinggal seseorang terkasih bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan untuk kita.
Banyak orang sukses yang tentunya tidak luput dari pengalaman pahit gagal berkali-kali namun kehebatan mereka untuk tetap bertahan dan bertarung dengan pengalaman menjadikan mereka seseorang yang tahan banting. Mereka mampu bangkit dari keterpurukan dan membuat sebuah inovasi dari diri mereka. mereka juga cenderung menjadi pribadi yang lebih bijak seiring dengan banyaknya pengalaman yang mereka dapat.
Menurut Notoatmojo, 2012. Pengalaman merupakan peristiwa yang tertangkap oleh panca indra dan tersimpan dalam memori. Pengalaman dapat diperoleh ataupun dirasakan saat peristiwa baru saja terjadi maupun sudah lama berlangsung. Pengalaman yang terjadi dapat diberikan kepada siapa saja untuk digunakan dan menjadi pedoman serta pembelajaran manusia. Setelah tahu definisi dari pengalaman ternyata pengalaman juga berupa bentuknya.
Contoh kecil dari pengalaman adalah misalkan pengalaman tentang hubungan pertemanan dalam suatu kelompok. Dalam satu geng atau kelompok pasti seseorang akan menemui banyak karakter atau sifat yang berbeda dari teman satu sama lain.
Si A mempunyai sifat pering yang dapat mencairkan suasana. Si B pendiam dan mampu menjadi tempat curhat karena merupakan pendengar yang baik, si C suka dengan kebersihan, D suka marah-marah dan bersifat otoriter terakhir si E merupakan biang pembuat onar dimana-mana. Tentu dari satu pengalaman ini kita mendapatkan timbal balik berbagai pelajaran yang kita dapati untuk saling respact atau menghormati dan menerima sikap mereka masing-masing.
Dalam hidup kita juga harus tahu bahwa sesuatu yang kita hadapi itu layaknya roda yang melingkar. Kita sering dihadapkan dengan masalah yang sama namun dengan sudut cerita yang berbeda misalnya saja hari ini kamu telat masuk kuliah karena harus mengantar adik sekolah. Dihari berikutnya kamu telat juga karena macet dijalan.
Di hari ketiga meskipun kamu sudah bangun dan bersiap lebih awal namun kamu masih harus di hadapkan dengan kendala ban bocor kamu masih mengalami keterlambatan. Itu yang dinamakan masalah sama yaitu terlambat masuk kuliah namun dengan cerita yang berbeda.
Oleh karena itu pengalaman sangat penting di hidup seseorang, selain menimbulkan berbagai rasa pengalaman juga mengajarkan seseorang untuk lebih baik lagi baik dalam mengelola emosi, waktu dan uang maupun memanage sesuatu. Sehingga untuk kedepannya seseorang tidak menemui atau melakukan kesalahan yang sama. Tak masalah jika kamu menemui semua kendala yang menjadikan pengalaman buruk itu menghambat langkahmu tetapi dari semua itu seseorang dapat belajar untuk meningkatkan atau menemukan sebuah kreativitas agar tidak mengulang kesalahan yang sama.
Selain hal diatas, ternyata dari banyaknya pengalaman yang kita lalu. Menurut beberapa penelitian pengalaman juga dapat memicu kreativitas yang timbul dalam diri seseorang. Seperti kata James J. Gallagher (1985). ‘Creativity is a mental process by which an idividual creates new ideas or products, or recombines existing ideas and product, in fashion that is novel to him or her’. ‘kreativitas adalah suatu proses mental yang dilakukan individu berupa gagasan atau produk baru, atau mengombinasikan antara keduanya yang pada akhirnya akan melekat pada diri mereka’.
Misalnya saja dalam kasus pertemanan diatas dimana terdapat si E yang merupakan anak otoriter dia bisa menjadi leader dalam grup untuk melatih dispilin dari anak-anak yang lain. Kasus lain ketika terlambat kuliah dia bisa memeriksa kondisi motor sebelum berangkat, opsi kedua jika motor mengalami kendala dia tak pusing lagi karena sudah menghubungi teman yang searah untuk berangkat bersama temannya.
Dari pengalaman kecil tersebut seseorang dapat memutar otaknya untuk berfikir kreatif, untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dan dapat terus menanggulangi kendala yang ada.
(Indah Purwati adalah Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)