Susuri Trotoar, KSJ Bagikan Ratusan Nasi Kotak
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Jumat, 22/10/2021, 12:53:22 WIB

Komunitas Sandal Jepit bagikan ratusan nasi kotak pada warga yang beraktifitas di sekitar kota Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin) 

PanturaNews (Brebes) - Komunitas Sandal Jepit (KSJ) kembali bagi-bagi nasi kotak untuk sarapan pagi bagi warga yang beraktivitas di trotoar jalan Diponegoro kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 22 Oktober 202.

Sebanyak 200 nasi kotak untuk sarapan habis dibagikan pada warga di sekitar pasar Induk Bumiayu. Seperti para tukang becak, kusir delman, sopir angkutan dan warga lainnya. 

"Ada 200 nasi kotak kami bagikan pada warga yang sedang beraktivitas di sekitar pasar dan jalan Bumiayu," kata Imam Capucino, ketua KSJ.

Menurutnya, pandemi Covid-19 belum berakhir dan dampaknya masih dirasakan oleh warga terutama warga yang sehari-hari mencari ekonomi di sekitar keramaian kota Bumiayu.

"Mereka, termasuk kita-kita yang mencari rezeki di sepanjang trotoar atau jalan Bumiayu, sangat terdampak oleh pandemi," ujar Imam.

Ditambahkan, kondisi pandemi dan berlangsungnya Program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini cukup berdampak pada penghasilannya sebagai buruh. 

Pembina KSJ Bumiayu, Slamet Riyadi mengatakan, aksi bagikan sarapan sudah sering dilakukan sejak lama sebelum masa pandemi. Saat ini makin digalakkan seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Pembagian nasi sarapan menyasar tukang becak, buruh pasar, pedagang dan warga yang melintas di jalan raya kota Bumiayu," katanya. 

Diharapkan bantuan yang diberikan, sedikit bisa meringankan beban masyarakat saat ini. 

"Semoga dengan pemberian bantuan nasi kotak ini dapat membantu meringankan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19," ucapnya.

Selain itu dengan melihat pandemi Covid-19 yang masih terjadi dan pemberlakuan PPKM masih berlangsung ini, warga juga melakukan sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. 

"Hanya penerapan prokes yang bisa dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 saat ini," pungkasnya.