Tragis, Anak Punk Tewas Terjepit Ban Kontainer. Penyebabnya Ini...
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Minggu, 21/03/2021, 16:54:22 WIB

Dari video yang beredar di medsos, warga berusaha mengevakuasi anak jalanan yang tewas mengenaskan terjepit diantara ban truk kontainer. (Foto: Istimewa/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Seorang anak jalanan dibawah umur yang belum diketahui identitasnya tewas mengenaskan, setelah sebagian anggota tubuhnya terjepit diantara ban truk kontainer tanpa muatan.

Insiden kecelakaan secara tragis yang dialami anak yang biasa dijuluki ‘Anak Punk’  itu, terjadi di jalan raya pantura Pejagan-Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu 21 Maret 2021.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com menyebutkan, kecelakaan yang menimpa seorang anak punk itu, saat akan menaiki truk kontainer bersama teman-temannya yang tengah melintas di jalan raya pantura Pejagan-Tanjung.

Dimana, truk kontainer yang diketahui bernomor polisi B 9636 UIX, melaju dari arah Jakarta dan akan menuju ke Batang dengan kecepatan sedang.

Beberapa anak jalanan memberhentikan paksa naik truk tersebut. Namun naas, salah satu di antaranya mereka, tergelincir dan terjepit disela-sela ban kontainer, hingga akhirnya korban tewas seketika.

Kasat Lantas Polres Brebes melalui Kanit Laka lantas Satlantas Polres Brebes, Iptu Ibnu Setyadi membenarkan peristiwa kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.

"Benar ada kecelakaan di jalan raya pantura Pejagan, dan korbannya anak dibawah umur. Saat ini masih dalam penanganan,” ujar Iptu Ibnu Setyadi.

Menurutnya, diketahui supir truk kontainer bernomor B 9636 UIX itu, dikemudikan Purwanto (44), warga Pekalongan. "Saat ini, korban sudah di evakuasi ke RSI Mutiara Bunda Tanjung," terangnya.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di jalur pantura arah Losari-Semarang, sempet tersendat.

Kecelakaan yang menimpa seorang anak yang belum diketahui identitasnya ini, menjadi pusat perhatian warga setempat dan para pengendara yang melintas. Bahkan, insiden itu viral di media sosial Facebook, karena videonya di unggah oleh beberapa nitizen.