Kita Sama Dan Kita Istimewa
--None--
Minggu, 21/03/2021, 15:51:22 WIB

Boleh saja mereka memiliki kekurangan fisik ataupun daya pikir yang lemah, tapi daya ingat mereka melebihi anak-anak pada umumnya...

Memiliki anak berkebutuhan khusus bukanlah hal yang mudah bagi orang tua. Perhatian dan rasa sayang yang lebih dari orang tua sangat penting bagi tumbuh kembang mereka. Peranan orang tua memegang peranan penting untuk memahami dan mendampingi mereka, agar selalu percaya diri dalam segala aktivitas yang mereka jalani.

Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau keluarbiasaan yang tidak dimiliki oleh anak-anak lainnya, baik secara fisik, mental-intelektual, sosial maupun emosinal yang berpengaruh secara signifikan dalam proses pertumbuhan ataupun perkembangannya.

Anak Berkebutuhan Khusus kerap merasakan ketidaknyamanan akibat perlakuan yang diberikan oleh anak non-disabilitas dalam bidang pendidikan seperti diasingkan, dibedakan bahkan di bully.

Seharusnya hal ini tidak boleh terjadi, karena mereka juga memiliki hak-hak yang telah dijamin oleh Undang-undang Undang-Undang  No. 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas. Undang-undang ini merupakan repsesentasi dari permasalahan kaum disabilitas yang belum terakomodir dengan baik. Adanya undang-undang ini menjadi perhatian bagi masyarakat bahwa keberadaan mereka sama dengan keberadaan kita.

Interaksi sosial anak berkebutuhan khusus sering terganggu dengan keterbatasan fisik dan mental mereka. Edukasi pada masyarakat bahwa anak berkebutuhan khusus dapat berinteraksi dengan lingkungan sosial mereka adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Hak-hak yang melekat pada disabilitas perlu diindahkan. Penghilangan stigma bahwa mereka adalah beban, aib yang harus dihilangkan. Masyarakat harus terus mengembangkan pengetahuan mereka.

Sudah sepatutnya kita saling menghormati dan menghargai sesama makhluk ciptaan Tuhan, Kita semua sama dihadapan tuhan. Setiap kekurangan sesorang pasti memiliki suatu kelebihan begitu juga dengan sahabat, adik-adik kita diluar sana yang memiliki kebutuhan khusus.

Walaupun mereka memiliki kekurangan dalam perkembangan otak kiri namun otak kanannya tetap berkembang dengan baik. Boleh saja mereka memiliki kekurangan fisik ataupun daya pikir yang lemah, tapi daya ingat mereka melebihi anak-anak pada umumnya, tingkat kekreativan mereka juga jauh lebih dibandingkan anak umum lainnya.

Mari kita bantu membimbing, mengarahkan dan membekali perkembangannya secara optimal agar mereka bis berprestasi. Berikut cara mendidik anak berkebutuhan khusus:

-1. Kenali Karakter Mereka: Pelajari karakteristik mereka, baik dari aspek kognitifnya, sosial, perilaku, bahasa maupu psikologisnya. Dengan begitu kita akan paham dengan cara apa kita akan mengajari si kecil.

-2. Amati Pola Belajarnya: Kebanyakan dari mereka lebih menyukai pola belajar visual. Kita bisa memulai dengan gambar-gambar yang disukai mereka.

-3. Jangan Membandingkannya: Jangan bandingkan kemampuan anak berkebutuhan khusus dengan anak normal.

-4. Berikan Mereka Kesempatan Belajar: Kita bisa melakukannya dengan membiarkan mereka mencari tahu apa yang mereka sukai.

-5. Beri Dukungan dan Semangat pada Bakat Mereka: Memberikan dukungan dan semangat penuh kepada bakat dan minat mereka, ini yang akan nantinya akan membuat mereka fokus dan bisa jadi mereka bisa berprestasi dalambakat mereka.

-6. Jangan Pernah Berhenti Menstimulasi Mereka: Jangan berhenti untuk selalu menerima dan mengarahkan mereka, karena dengan begitu mereka akan terinspirasi dengan sendirinya.

(Divana Anis Sabilla adalah Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)