![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Brebes, Maryono menyebutkan, sedikitnya ada 24 pasar rakyat yang akan ditutup tanpa kecuali terkait pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja selama 2 hari pada 6-7 Februari 2021.
Selain pasar rakyat, kata Maryono, penutupan juga akan berlaku bagi seluruh toko moderen. Sedangkan untuk pasar desa yang jumlahnya sekitar 36 juga diimbau ditutup. Namun untuk pasar desa menjadi kewenangan tingkat kecamatan dan desa.
“Kami saat ini sedang mempersiapkan surat pemberitahuannya, sekaligus masih menunggu surat edaran dari bupati. Begitu surat edaran bupati kami terima, kami langsung bergerak termasuk sosialisasi ke pasar-pasar,” jelasnya.
Rencana penutupan seluruh pasar mendapat tanggapan dari para pedagang. Slamet (54) Ketua Paguyuban Pasar Induk mengatakan, secara umum pedagang mendukung gerakan di rumah saja dan tidak keberatan libur dua hari.
"Secara umum pedagang mendukung gerakan di rumah saja dan tidak keberatan libur dua hari. Tapi para pedagang meminta adanya kompensasi terkait penerapan gerakan di rumah saja dari pemerintah," tandasnya.