![]() |
|
|
Pesona Indonesia sangatlah indah. Pulau-pulau yang begitu sejuk dipandang serta hutan-hutan yang dihiasai pepohonan. Selain dalam hal itu, Indonesia merupakan pemilik wisata yang alam yang banyak serta menjadi daya tarik bagi negara lain. Bentuk ketertarikan masyarakat negara lain terhadap indonesia sebetulnya bukan terletak kepada keindahannya saja, tapi terletak pada sistem politik juga bisa terjadi. Pasalnya kontrak politik yang ada semakin menjulang tinggi.
Tatanan kedudukan yang ada di Indonesia semakin bobrok, kenapa bisa terjadi? Bahasa orang jawa mengatakan indonesia akan adil kembali ketika nanti yang hadir adalah ratu adil. Maksud dari tututran orang jawa bahwa ratu adil ialah sosok pemegang kekuasaan yang memnag berlaku adalahl dalam realita bukan hanya dalam retorika. Saat ini yang sedang terjadi para elit pemerintah hanya senang dalam mengiming-imingi tanpa memberi secara kepastian. Berarti yang sekarang sedang terjadi bahwa masyarakat awam kurang menerima bentuk keadilan hingga mereka mengibaratkannya dengan ratu adil.
Ujian manusia dalam menjalani kehidupan yaitu terletak pada tiga kedudukan, Tahta, Harta dan Wanita. Sering kali manusia lupa dirinya sendiri demi mengejar keinginan. Menuruti hawa nafsu serta tdak mampu memberhentikannya, seeprti contoh kedudukan atau jabatan. Ketika manusia sedang memiliki hajat untuk berkeinginan menjadi tokoh pejabat seirng kali manusia tersebut melakukakn hal apapun untuk mendapatkannya atau bisa disebut dengan menghalalkan segala cara, sehingga keinginannnya bisa terwujud.
Ujian selanjutnya yaitu wanita. Dalam hal ini manusia terkadang mengalami tingkat kesombongan yang luar biasa karena sudah memiliki jabatan. Sehingga melupa dengan mudahnya. Bagi kaum laki-laki ujian ini adalah ujian terberat bagi dirinya, sebab mereka yang sudah mempunya jabatan memiliki tingkat pekerjaan yang sangat sibuk, sehingga tidak terlalu memikirkan keluarga di rumah. Nah berawal dari kejadian seperti itu yang nantinya akan membutakan hati laki-laki sehingga banyaknya tingkat perselingkuhan dengan anggota-anggota terhormat yang ada di elemen pemerintah. Namun juga tidak semua laki-laki mengalaami hal yang sama, ada juga lelkai yang mempunyai benteng kuat sehingga secantik dan sejauh apapun ia kerja, ia tetap istiqomah menjadi marwah sebagai suami.
Ujian yang selanjutnya ialah Harta. Uang adalah separuh nafas bagi kehidupan manusia di dunia. Banyak orang-orang yang bekerja keras bahkan sampai melupakan kehidupan akhirat demi mencari uang. Namun sebenarnya tidak bisa dipungkiri pula bahwa transaksi pola kehiudpan dunia menggunakan uang, sehingga bvanyaknya orang yang sudah mendewakan uang. Kerasnya hati manusia, angkuhnya, serta kikirnya biasanya karena sudah merasa menjadi orang kaya atau berlimpangan harta. Mereka melupakan sebagian yang harus disisishkan untuk masyarakat yang tidak punya atau mempunyai ekonomi yang tidak mumpuni.
Ketiga pilar ujian dalam kehidupan ialah menjadi jembatan. Apakah kita akan sanggup melawanny ataukah akan kita terjerumus kedalamnya? Salah satu agar mampu terhindar ialah dengan kita mampu membentengi diri kita dengan mendekatkan kepada Allah dan selalu bermuhasabah diri, sehingga segala hal yang sifatnya keji akan jauh dari diri kita sendiri.
(Agustiani Nur Afrikah adalah Mahasiswi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)