Hari Ini Kongres Sastra Tegalan Digelar di UPS Tegal
-LAPORAN SL. GAHARU
Selasa, 26/11/2019, 10:21:15 WIB

Dhenok Harti membacakan puisi terjemahan ke bahasa Tegal pada pembukaan Kongres Sastra Tegalan di UPS Tegal (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Kongres Sastra Tegalan Ke-1 yang dihelat Komunitas Sastrawan Tegalan, yang digelar di Auditorium Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Jalan Halmahera Kota Tegal, Jawa Tengah, dibuka secara resmi oleh Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Kongres menghadirkan enam pembicara atau narasumber, Selasa 26 November 2019 pukul 09.00 WIB.

Walikota Tegal berharap pelaksanaan Kongres Sastra Tegalan lancar dan sekses, serta bisa membawa manfaat untuk masyarakat, khususnya untuk pegiat sastra tegalan. Pemukulan gong menandai pembukaan kongres oleh walikota, dilanjutkan pembacaan puisi oleh Apito Lahire kolaborasi dengan Dhenok Harti.

Keduanya membacakan puisi karya Rendra Rick dari Corona yang diterjemahkan ke dalam bahasa Tegal. Dilanjutkan pembacaan puisi Tegalan oleh Nursholeh yang membacakan puisi karya Atmo Tan Sidik.

Ketua Panitia Kongres Sastra Tegalan Ke-1, Dhimas Riyanto mengatakan pembicara akan tampil menyampaikan makalahnya dibagi dalam dua sesi. Sesi I yang dimuai pukul 10.00 WIB, menampilkan Dr. Tri Mulyono (Dosen UPS), Dr. Sunu Wasono (dosen Universitas Indonesia) dan Wijanarto SPd MHum (Pengamat Sastra Tegalan), dengan Moderator Suriali Andi Kustomo.

“Untuk narasumber pada sesi 2 yang dimulai setelah istirahat siang adalah Ahmad Tohari, novelis. Dina Nurmalisa, M.Hum dosen Universitas Pekalongan, candidat doktor UI. Muarif  Esage, penulis buku dan Kritikus Sastra Tegalan yang juga guru SMA Negeri I Slawi, Kabupaten Tegal, dan Narudin, pakar teori semiotika, penerjemah, dan kritikus sastra dari Subang, dengan Moderator Atmo Tan Sidik,” terang Dhimas Riyanto.

Dalam sambutanya yng menggunakan bahasa Tegal, Dhimas Riyanto mengatakan bahwa Kongres Sastra Tegalan dimaksudkan untuk mengangkat sastra tegalan, sekaligus untuk memartabatka sastra Tegalan di kancal nasional dan internasional.

“Bén sastra Tegalan tambah moncér,” kata Dhimas.

Sementara Rektor UPS, Eko Purwanto dalam sambutanya menyambut baik pelaksanaan Kongres Sastra Tegalan. “Semoga kongres ini menghasilkan seperti apa yang diharapkan para pegiat sastra tegalan,” ujarnya.

Dikatakan Sekretaris Kongres Sastra Tegalan Ke-1, Lanang Setiawan, acara yang dibuka Walikota Tegal ini, juga akan diisi hiburan pembacaan puisi Tegalan yang akan dibawakan oleh Denok Harti, Apito Lahire, Tomi Aziz, serta Monolog yang akan dibawakan Apas Khafasi.

“Kongres Sastra Tegalan dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai daerah. Pada akhir acara yang diperkirakan hingga pukul 17.00 WIB, akan mengeluarkan rekomendasi. Baik peserta maupun narasumber, akan mendapatkan piagam,” ujar Lanang Setiawan.