![]() |
|
|
Sungguh semua penyakit pasti ada obatnya. Termasuk penyakit stroke yang disebabkan hipertensi, atau penyakit lainnya yang mungkin bagi si penderita makin bertambah stres.
Jika berbagai cara penyembuhan sudah dilakukan namun belum sembuh juga, jangan cepat putus asa. Coba datang saja ke Pantai Muarareja, Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah. Pantai yang baru direnovasi beberapa tahun belakangan, pemandanganya sangat inidah.
Jika pasien ingin sembuh, tidak ada salahnya untuk mencoba berendam di pantai Muarareja sekitar jam 08.00 sampai jam 09.00 WIB. Karena menurut Tokoh Masyarakat Kelurahan Muarareja, Suharjo yang juga sebagai dewan penasehat Pokdarwis (Kelompok sadar wisata), berendam di pantai Muarareja bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
Kepada penulis Suharjo berceritera, dia pernah bertemu dengan dokter Yohanes, dokter yang sudah berumur 70 tahun tapi kondisi fisiknya masih kuat dan bugar. Berdasarkan keteranganya, air laut di Muarareja memiliki kandungan zat yodium yang mampu menetralisir bagi tubuh yang kena stroke. Juga penyakit dalam lainnya seperti asma, kencing manis, asam urat dan sebagainya. Yang penting rutin berendam di air laut, Insya Allah, Tuhan Yang Maha penyembuh akan memberi kesembuhan.
Selain Suharjo ada juga Muji, penjaga keamanan Pantai Muarareja menyebutkan bahwa tetangganya yang bernama Kastari, warga RT 03 RW 01 Kelurahan Muarareja, sempat kena stroke, dan setelah dia rutin bahkan hampir setiap pagi berendam di air laut, penyakitnya bisa sembuh.
Karena penasaran, penulispun akhirnya mencoba untuk terapi air laut, dengan cara berandam di Pantai Muarareja Indah. Memang sekitar jam depalan pagi, saat sinar matahari pagi mulai naik, permukaan air laut terasa panas. Karena sengatan sinar matahari pagi dipadukan dengan kadar garam atau zat Yodium, secara medis kemungkinan bisa menyerap toksin-toksin negatif, sehingga pori-pori dalam tubuh bisa terbuka.
Apalagi menurut penjelasan Prof. DR. dr. Eka, ahli bedah saraf di rumah sakit Siloam Karawaci, Tangerang, bahwa orang terkena stroke disebabkan karena ada penyumbatan darah yang ada di otak. Jika tangan kanan dan kaki kanan tidak bisa digerakan, berarti penyumbatannya terjadi pada otak sebelah kiri.
Ibarat saluran air got, saluran tidak lancar alias bebal, sehingga cara penangannya harus secepatnya dibawa ke rumah sakit terdekat, untuk segera diberi obat lewat suntikan infus. Itu sebagai upaya pendobrak penyumbatan, asal jangan lebih melewati masa kritis, 3 atau 4 jam.
Terkait dengan upaya pengobatan terapi berandam dengan air laut, adalah upaya pengobatan setelah pasien pulang dari rumah sakit. Uuntuk pemulihan, sehingga perlu adanya pendampingan bagi pasien. Sebab jika ingin sembuh, harus ada pelatihan terapi dengan ahlinya. Cara-cara bagaimana agar penderita stroke bisa diobati, adalah dengan latihan rutin, seperti cara memegang pulpen, cara menggerakan tangan dan kaki yang stroke, serta upaya penyinaran.
Silakan bagi penderita stroke atau penyakit lainnya, datang dan berendam di Pantai Muarareja Indah, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, sambil refreshing. Menghirup udara pagi, dan menikmati desiran angin pantai dan deburan ombak, pengunjung juga bisa ikut senam aerobic di panggung gembira setiap minggu pagi. Senam yang digiatkan oleh kelompok ibu-ibu, membuat tetap cantik dan bugar.
(Tambari Gustam adalah tokoh masyarakat nelayan, seniman dan budayawan. Tinggal di Muarareja, Kota Tegal, Jawa Tengah)