![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Puluhan rumah di Desa Baturasari dan Dawuhan Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah rusak diterjang angin kencang, Senin 21 Oktober 2019. Meski tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, diperkirakan kerugian materi mencapai ratusan juta.
Informasi berhasil dihimpun menyebutkan, angin kencang terjadi sekira pukul 00.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Sekdes Batursari, Sumedi mengatakan, angin kencang datang mulai Minggu malam sekira pukul 21.00 WIB dan reda pada Senin pagi sekira pukul 10.00 WIB.
"Selama 12 jam lebih angin kencang terus terjadi, hanya puncaknya pada pukul 24.00 sampai 03.00 WIB," ujar Sumedi.
Menurutnya, saat angin kencang melanda banyak warga panik dan keluar dari rumahnya serta berjaga-jaga. Angin kencang mengakibatka 58 rumah rusak di Desa Batursari yang tersebar empat perdukuhan. Yakni, Dukuh Anggrung, Dukuh Bera, Dukuh Klasa dan Dukuh Tengah, yang berada di daerah lereng Gunung Slamet. Kerusakan kebanyakan pada bagian atap, ada juga yang temboknya ambruk karena kencangnya angin yamg menerpa.
"Ada 58 rumah rusak akibat angin k3mcang, 10 di antaranya rusak berat, kerusakan di bagian atap rumah dan ada juga pagar tembok yamg roboh," kata Sumedi.
Angin kencang juga mengakibatkan kerusakan belasan rumah di Desa Dawuhan. Tepatnya di Dukuh Kaliwadas, Dukuh Paingan dan Dukuh Igirgowok.
"Ada 12 rumah warga dan bangunan rusak akibat angin kencang, salah satunya rusak berat," kata Kepala Desa Dawuhan, Sudarsono.
Sejumlah relawan dari BPBD Brebes dan personel TNI dari Koramil Sirampog, terjun langsung ke lokasi membantu warga memperbaiki atap-atap rumah yang rusak.