![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Terjangkitnya virus flu burung yang menimpa unggas milik Nasrulloh (56), warga Jalan Kota Baru RT 06 RW 01 Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, diduga kuat dari unggas tetangga depan rumah.
Hal itu disampaikan oleh Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan (Dislatan) Kota Tegal, drh Setyo Budi Laksono saat meninjau lokasi kandang milik Kasan (54) yang merupakan tetangga Nasrulloh.
Sebelum pemusnahan unggas milik Nasrulloh pada Selasa 15 Oktober 2019, ternyata unggas milik tetangga Kasan tiba-tiba mati 30 ekor, namun dikubur dan tidak melaporkan kejadian tersebut. Tetangga sebelahpun mengalami hal yang sama, 3 unggas milik Haryadi mati dan hanya dikubur.
"Dari kejadian tersebut, kami menduga kuat virus flu burung dari situ. Hari ini kita beri vaksinasi dengan menu dan menyiram kandang," kata drh Setyo Budi.
Dislatan dengan instansi terkait akan sosialisasi kepada masyarakat terutama lokasi yang bersangkutan langsung terkait virus flu burung, agar tidak menyebar kemana-mana.
Dijelaskan, virus flu burung bisa menyebar melalui udara, lalu lintas twrnak, kandang yang tidak sehat, tanpa Vaksinasi terhadap unggas.