![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, Jawa Tengah, melakukan observasi lokasi ungags yang terkena flu burung, milik Nasrulloh (56) warga Jalan Kota Baru RT 06 RW 01 Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Rabu 16 Oktober 2019.
Dinkes Kota Tegal didampingi Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal, melakukan pengecekan lokasi dan lingkungan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning Sejahtera yang mengalami unggas mati terkena flu burung.
Kasi surveylan dan imunisasi Dinkes Kota Tegal, Endriana Yudaningrum menyampaikan, Tim dari Dinkes Kota Tegal melakukan observasi dengan pemeriksaan fisik. Tapi kalau dilihat sepintas masih dalam normal.
"Lingkungan radius 100 sampai 200 meter per segi dari lokasi, kita observasi bagi penghuni rumah dan sekitarnya untuk suhu badannya, apakah ada batuk dan pilek yang berkepanjangan," kata Endriana.
Endriana menambahkan, ciri orang yang terkena virus flu burung biasanya suhu panas lebih dari 39 celsius, batuk pilek yang tidak sekedar batuk biasa. Apabila dalam masa inkubasi 10-15 hari kedepan ada warga yang ditemukan kasus tersebut nanti tim akan membuat pasien ke Puskesmas setempat faskes awal diteruskan rujuk ke rumah sakit.
"Kami melalui RT/RW akan melakukan sosialisasi kepada warga, terutama di lingkungan yang terkena flu burung termasuk pemberian Vaksinasi dan penyemprotan terhadap kandang," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislatan Kota Tegal, Heru Prasetya, S. STP.