Menang Kalah Biasa, Jangan Terpancing Provokasi
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 23/05/2019, 04:51:32 WIB

Ketua DPC PDI P Kabupaten Brebes Indra Kusuma didampingi putrinya Paramitha Widya Kusuma. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) – Menang kalah dalam sebuah ajang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), adalah hal yang biasa. Sebab, nantinya dalam ajang pesta demokrasi rakyat itu, nantinya juga akan berganti kepemimpinan.

Seperti halnya pada Pemilu Presiden 2019. Dimana, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres 2019 pada Selasa 21 Mei 2019 dinihari.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Joko Widodo - Ma'ruf Amin menang dengan perolehan 55,50 persen, sedangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya meraih 44,50 persen.

Atas kemenangan tersebut, Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indra Kusuma, mengaku senang atas kemenangan capres nomor urut 01. Apalagi, kemenangan tersebut sudah berdasarkan aturan yang berlaku.

"Saya sebagai ketua DPC PDIP Brebes dan sebagai warga biasa, merasa senang dengan hasil Pilpres. Namun demikian memang ada pihak yang tidak puas, memang seperti itu. Dalam sebuah pesta demokrasi, menang kalah hal yang biasa. Mestinya, yang kalah harus bisa legowo," ujar Indra Kusuma, usai memberikan santunan dan buka bersama ratusan yatim piatu, di kediamannya, Rabu 22 Mei 2019 petang.

Ia berharap, pihak yang kalah atau tidak puas, agar tidak memaksakan kehendak dengan melakukan demonstrasi yang berujung kerusuhan. Hal itu justru merugikan diri sendiri dan negara. Dengan demikian, masyarakat jangan sampai terpancing provokasi adanya kerusuhan itu.

"Saya berharap di Kabupaten Brebes,  tetap aman dan tidak ada masalah apapun. Namanya rusuh itu, tidak dikehendaki. Karena itu, saya pesan jangan terpancing provokasi. Masyarakat juga harus ikut mengamankan," himbau Indra didampingi putrinya, Paramitha Widya Kusuma, yang merupakan caleg PDI P terpilih di DPR RI dapil IX Jateng.

Adapun terkait dengan kegiatan santunan dan buka bersama yatim piatu dan buka bersama, termasuk pembagian paket sembako, lanjut Indra, merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama saat bulan Ramadan ini,” tutur Indra.