Dai Berbakat Anggota Polres Tegal Kota Unjuk Gigi
-LAPORAN JOHARI
Kamis, 09/05/2019, 22:59:35 WIB

Dai Satlantas, Aipda Ferdika Nova

PanturaNews (Tegal) – Guna meriahkan bulan suci Ramadhan, Polres Tegal Kota menggelar lomba Dai Kamtibmas yang diikuti perwakilan anggota dari masing-masing Bagian dan satuan fungsi serta Polsek-polsek jajaran dilingkungan Polres Tegal Kota.  Kegiatan dilaksanakan di Masjdi Al Amin Mapolres Tegal Kota, usai Sholat Dhuhur berjamaah yang digelar sejak Rabu 08 Mei 2019 selama 1 bulan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, melalui Paur Minpers I Bagsumda, Iptu Samsudin, selaku  panitia lomba yang juga tim juri mengatakan, selama bulan suci Ramadham selain dilakukan kegiatan rutin, seperti sholat dhuhur bersama, sholat maghrib dilanjtkan sholat Isya dan tarawih. Juga dilakukan lomba Dai Kamtibmas usai sholat dzuhur. Adapaun kriteria yang menjadi penilaian lomba Da’i Kamtibmas, yakni penguasaan materi, penampilan dan ketepatan waktu.

“Pemenangnya akan mendapat hadiah lebaran dari ibu Kapolres dan Wakapolres,” kata Iptu Samsudin, Kamis 09 Mei 2019.

Lomba Dai Kamtibmas lanjut Iptu Samsudin, selain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, juga untuk memacu anggota untuk terus bersemangat dalam hal kebaikan dan amal ibadah terlebih di bulan  Ramadhan.

Selain itu, kegiatan ini sekaligus untuk mengasah kepiawaian anggota dalam menyampaikan ceramah keagamaan berkaitan dengan Kamtibmas.

“Harapannya membentuk personel yang dapat meyampaikan ceramah dan pesan kamtibmas di tengah masyarakat sehingga dapat diterima dengan baik dan dilaksanakan secara maksimal ,” ujarnya.

Peserta pertama, Dai dari Satlantas yang wakilkan oleh Aipda Ferdika Nova yang keseharian bertugas di Pos Pasar Anyar, Jalan Martoloyo Kota Tegal.

Dalam Tauziahnya, Aipda Ferdika Nova mengulas tentang pentingnya silaturahmi. “ Dengan silaturahmi, umur kita akan diperpanjang dan rezeki akan dipermudah , itu janji Allah,” ujar Aipda Ferdika Nova.

Di hari kedua, giliran Sat Sabhara yang menghadirkan Dai Bripda Iqbal. Dalam tauziahnya Bripda Iqbal mengurai arti dari ramadhan yang menurutnya adalah panas. Sementara dosa-dosa manusia diibaratkan timah. Timah jika dipanaskan akan lumer. “Dosa-dosa kita akan lumer atau mencair , jika kita  melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan. Seperti timah yang dipanaskan,” kata Bripda Iqbal.