Pemkab Kucurkan Rp 13,5 Milyar untuk Pegiat Agama
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Senin, 25/02/2019, 15:37:09 WIB

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE MH secara simbolis serahkan bantuan dana untuk pegiat agama di Kecamatan Paguyangan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes Jawa Tengah mengucurkan anggaran sebesar Rp 13,5 milyar lebih untuk pembinaan para pegiat agama. Dana sebesar itu diberikan pada ribuan pegiat agama yang terdiri dari guru ngaji, imam masjid/mushola, guru madrasah, da'i, hafiz-hafizoh dan pengasush pondok pesantren (ponpes).

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengatakan, bantuan dana pembinaan merupakan program rutin yang telah berjalan beberapa tahun. Pemkab Brebes memandang para pegiat agama selama ini telah banyak memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan di Brebes.

"Pegiat agama seperti para guru ngaji, da'i pengasuh ponpes dan lainnya berjasa dalam pembangunan rohani sehingga pembangunan di Brebes ini juga seimbang antara jasmani dan rohani," ujarnya saat menyampaikan sambutan di kegiatan pembinaan pegiat agama di Kecamatan Paguyangan, Senin 25 Februari 2019.

Menurutnya, pegiat agama seprti para guru ngaji, ustadz dan lainnya secara ikhlas dan tanpa berharap imbalan melakukan pembinaan terhadap masyarakat. Berkat peran para pegiat agama, masyarakat menjadi faham ajaran agama sehingga dapat berperilaku baik dan berakhlak baik pula.

"Peran para pegiat agama ini sangat besar dan dilakukan dengan ikhlas pula," ucap Idza.

Dikatakan, karena keikhlasan para pegiat agama tersebut maka Pemkab Brebes memandang perlu untuk memberikan bantuan dana sebagai pendorong untuk lebih giat lagi dalam membina masyarakat dan membantu pemerintah.

"Sangat diharapkan peran pembinaan terhadap masyarakat dapat terus ditingkatkan," kata Idza.

Idza menambahkan, pemberian bantuan sebagai realisasi dari program pembangunan Pemkab Brebes, yang mengutamakan moral spiritual dan juga fisik. Sekaligus sebagai penghargaan untuk para pegiat agama yang telah berjasa menyeimbangkan antara pembangunan jasmani dan rohani.

"Bantuan dari Pemkab ini sudah berjalan sebelumnya dana setiap tahun selalu meningkat jumalah, tahun lalu sekitar Rp 11 milyar, untuk tahun ini mencapai Rp 13,5 milyar," pungkas Idza.