AKBP Siti Rondhijah Siap Mengajar di TBM Sakila Kerti
-LAPORAN JOHARI
Sabtu, 19/01/2019, 00:02:35 WIB

AKBP Siti Rondhijah Mendengarkan Sisri Mengaji. (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah dalam kunjungan perdananya di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti di Terminal Bus Tegal, tertarik dan tersentuh melihat warga terminal yang mayoritas pengasong dan pengemis semangat belajar dan mengaji. Bahkan ia siap mengajar, jika ada waktu senggang  sesuai ilmu yang dimiliki.

“Insya Allah jika ada waktu senggang saya siap mengajar, sesuai ilmu yang saya miliki,” kata Kapolres di TBM Sakila Kerti Terminal Bus Tegal, Jumat 18 Januari 2019.

Menurutnya, belajar tidak pandang usia, meski usia sudah lanjut tapi jangan minder  untuk belajar  membaca. “Karena orang yang membaca akan tahu lebih dulu daripada orang yang banyak omong,” tegas Kapolres.

Untuk itu lanjut Kapolres, meski kesulitan dalam taraf hidup dan usia juga sudah tidak muda lagi, tapi harus tetap semangat belajar membaca. “Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” imbuhnya.

Kapolres juga tertarik dengan adanya taman bacaan atau perpustakaan keliling menggunakan sepeda motor roda tiga ke kios-kios dan warga sekitar terminal, untuk membaca . “Tadi saya melihat ada perpustakaan keliling, menawarkan warga untuk membaca. Ini baik sekali  dalam rangka memasyarakatkan gemar membaca,” tandasnya.

Ketua TBM Sakila Kerti, DR Yusqon  mengatakan kedatangan Kapolres ke TBM Sakila Kerti merupakan kunjungan balasan, karena dua hari sebelumnya ia audiensi ke Polres. Dalam audiensi itu DR Yusqon mmemberitahukan bahwa Kapolres sebagai Pembina di TBM Sakila Kerti dan mengajak Kapolres untuk melihat secara langsung kegiatan TBM di terminal.

“Karena Kota Tegal kapolresnya baru, maka saya melaporkan di terminal bus ada taman bacaan  masyarakat (TBM) Sakila Kerti yang siswanya pengasong dan pengemis. Kebetulan siapapun kapolresnya  masuk sebagai Pembina, ternyata ibu kapolres merespon dengan baik,” ungkap DR Yusqon.

Selain itu lanjut Yusqon, setiap kapolres mempunya Literasi yang berbeda, jika kapolres sebelumnya Literasinya Perangi Hoax. Kapolres AKBP Siti Rondhijah, juga punya Literasi yang baik. “Dengan membaca kita akan tahu lebih dulu daripada yang banyak omong,” imbuhnya.

Literasi tersebut menurutnya dapat memacu masyarakat terminal untuk giat membaca. Apalagi sekarang sudah ada perpustakaankeliling secara gratis. “Itu setiap pagi siswa TBM keliling ke kiso-kios dan agen-agen bis mengajak warga menyempatkan waktu untuk membaca buku secara gratis, buku apa saja silahkan,” tandasnya.