![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Lalu lintas (lalin) di jalur tengah, jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto, Jawa Tengah, macet parah, pada Kamis 20 September 2018. Tepatnya di jalur Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes hingga wilayah Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.
Kemacetan terjadi sejak malam sebelumnya, laju kendaraan hanya sesekali dan merayap. Antrean kendaraan mencapai 15 kilometer lebih, mulai pertigaan jalan lingkar Bumiayu ke selatan hingga hingga Pekuncen Banyumas.
Pantauan PanturaNews.Com, hingga pukul 15.00 WIB Kamis 20 September 2019, nampak kendaraan antre di sisi kiri jalan mulai batas jalan lingkar Bumiayu hingga ke wilayah Banyumas. Sementara di sisi kanan jalan nampak lengang, sehingga seringkali pengemudi yang tak sabar menyerobot sisi kanan jalan tersebut. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan makin parah, karena lalu lintas sering terkunci.
Kapos Lantas Bumiayu, Aipda Adi Mardiyanto mengatakan, simpul kemacetan di jalur tengah ada di wilayah Pekuncen Banyumas. Di wilayah tersebut saat ini sedang ada pekerjaan pengecoran jalan dan lalu lintas diberlakukan buka tutup.
"Lalu lintas buka tutup karena ada pengecoran jalan," katanya.
Upaya mengurai kemacetan terus dilakukan dengan mengarahkan kendaraan untuk tidak menyerobot jalur kanan. Kendaraan kecil dari arah Bumiayu menuju Purwokerto sebagian diarahkan melalui jalur alternatif.
Pihaknya juga melakukan upaya agar sistem buka tutup lalu lintas di wilayah Banyumas dilakukan secara seimbang untuk dua arah lalu lintas.
"Kalau sistem buka tutupnya seimbang waktunya, atau bila perlu ada prioritas untuk kendaraan dari Bumiayu, kemacetan tidak akan parah," kata Adi.
Sementara itu, akibat kemacetan tersebut beberapa kendaraan angkutan umum tidak nampak beroperasi. Seperti angkutan mikro bus trayek Bumiayu-Purwokerto tidak nampak beroperasi.
"Jalan macet dari Pekuncen ke Bumiayu yang hanya 15 kilometer ditempuh dalam waktu tujuh jam," kata Wahyu salah satu warga.