Jalan Penghubung Desa Lumpuh Tertimbun Longsor
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Selasa, 26/06/2018, 14:25:49 WIB

Jalan poros penguhubung Desa Buniwah dengan Desa Manggis di Kecamatan Sirampog tertutup longsor (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Jalan poros yang menghubungkan Desa Buniwah dengan Desa Manggis di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tertimbun longsor menyusul hujan deras yang terjadi pada Senin 25 Juni 2018 sore. Material longsor beripa tanah dan pepohonan menutup badan jalan selebar tiga meter.

Hingga Selasa 26 Juni 2018 jalan poros tersebut tidak dapat dilintasi oleh semua jenis kendaraan dan juga pejalan kaki. Material longsor beripa tanah dan pepohonan menutup badan jalan selebar tiga meter tersebut hingga setinggi satu meter lebih. Sementara badan jalan yang tertimbun longsor sepanjang 50 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor yang tepatnya terjadi di Dukuh Karangbenda Desa Buniwah dan berbatasan dengan Dukuh Salagading Desa Manggis. Bagian yang longsor merupakan tebing setinggi tujuh meter dan di atas tebing merupakan lahan pertanian milik warga. Tebing longsor akibat tak mampu menampung air akibat hujan deras pada sore hari itu.

Camat Sirampog, Munaedi SH membenarkan peristiwa longsor tersebut. Menurutnya, saat ini warga dan perangkat desa sedang berupaya membuka jalan tersebut dengan cara menyingikrkan material longsor.

"Perangkat desa dan warga dikerahkan untuk menangani longsor tersebut," katanya.

Dikatakan, perlu waktu lama untuk dapat menyingkirkan material longsor karena hanya dilakukan secara manual dengan peralatan cangkul. Meski begitu tetap diupayakan untuk dapat dilewati pejalan kaki.

"Timbunan longsor cukup tebal dan tidak dapat menggunakan alat berat, karena kondisi medan yang sempit," kata Munaedi.

Peristiwa bencana alam tersebut saatini telah dilaporkan ke Pemkab Brebes melalui dinas dan intansi terkait berdasarkan laporan dari Pemerintah Desa Buniwah.

"Laporan sudah kami teruskan ke Pemkab Brebes berdasarkan laporan dari desa," pungkas Munaedi.